BERITA NEGARA
REPUBLIK INDONESIA
No.1309, 2022 KEMENKES. Peralatan Kesehatan. Teknis
Bangunan. Prasarana. Persyaratan.
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 40 TAHUN 2022
TENTANG
PERSYARATAN TEKNIS BANGUNAN, PRASARANA, DAN PERALATAN
KESEHATAN RUMAH SAKIT
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa kemampuan pelayanan rumah sakit harus
didukung dengan ketersediaan bangunan, prasarana,
peralatan kesehatan, yang memenuhi persyaratan teknis
untuk pemberian pelayanan kesehatan perorangan
secara paripurna pada rawat inap, rawat jalan, dan
gawat darurat sesuai dengan klasifikasi rumah sakit;
b. bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor
14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan
Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha
Berbasis Risiko Sektor Kesehatan, Menteri Kesehatan
memiliki kewenangan untuk menetapkan persyaratan
teknis bangunan, prasarana, dan peralatan kesehatan
rumah sakit;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk
melaksanakan ketentuan Pasal 10 ayat (3) dan Pasal 11
ayat (6) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit, perlu menetapkan Peraturan Menteri
Kesehatan tentang Persyaratan Teknis Bangunan,
Prasarana, dan Peralatan Kesehatan Rumah Sakit;
Mengingat : 1. Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-
www.peraturan.go.id
-- 1 of 290 --
2022, No.1309 -2-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah
Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009
Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5072);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang
Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 57,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
6659);
6. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2021 tentang
Kementerian Kesehatan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2021 Nomor 83);
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021
tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada
Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
Sektor Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2021 Nomor 316) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 8 Tahun
2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar
Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor
317);
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 Tahun 2022
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2022 Nomor 156);
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG
PERSYARATAN TEKNIS BANGUNAN, PRASARANA, DAN
PERALATAN KESEHATAN RUMAH SAKIT.
Pasal 1
Pengaturan persyaratan teknis bangunan, prasarana, dan
peralatan kesehatan rumah sakit bertujuan untuk:
a. mewujudkan bangunan, prasarana, dan peralatan
kesehatan rumah sakit yang fungsional serta sesuai
dengan tata bangunan dan prasarana yang serasi dan
selaras dengan lingkungannya, dan memenuhi standar
pelayanan, kemampuan pelayanan, dan persyaratan
mutu, keamanan, keselamatan, dan laik pakai;
b. mewujudkan tertib pengelolaan bangunan, prasarana,
dan peralatan kesehatan yang menjamin keandalan
teknis bangunan, prasarana, dan peralatan kesehatan;
dan
c. meningkatkan peran serta pemerintah pusat, pemerintah
daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan Rumah Sakit
yang sesuai dengan persyaratan teknis.
www.peraturan.go.id
-- 2 of 290 --
2022, No.1309
Pasal 2
(1) Setiap rumah sakit milik pemerintah pusat, pemerintah
daerah, dan swasta baik dengan Penanaman Modal
Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing
(PMA) untuk dapat memperoleh perizinan berusaha
harus memenuhi persyaratan teknis bangunan,
prasarana, dan peralatan kesehatan rumah sakit.
(2) Pemenuhan persyaratan teknis bangunan, prasarana,
dan peralatan kesehatan rumah sakit sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) juga digunakan sebagai dasar
dalam perencanaan dan pengembangan rumah sakit.
(3) Selain memenuhi ketentuan persyaratan teknis
bangunan, prasarana, dan peralatan kesehatan rumah
sakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1), untuk
memperoleh perizinan berusaha, rumah sakit juga harus
memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan
lain di bidang perumahsakitan.
Pasal 3
Ketentuan mengenai persyaratan teknis bangunan,
prasarana, dan peralatan kesehatan rumah sakit tercantum
dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Peraturan Menteri ini.
Pasal 4
(1) Menteri Kesehatan, Gubernur, dan Bupati/Walikota
harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap
pelaksanaan persyaratan teknis bangunan, prasarana,
dan peralatan kesehatan rumah sakit sesuai dengan
tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Menteri Kesehatan,
Gubernur, dan Bupati/Walikota dapat melibatkan
masyarakat, asosiasi perumahsakitan, dan/atau
organisasi profesi.
(3) Pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) dapat dilakukan melalui:
a. sosialisasi;
b. monitoring dan evaluasi; dan/atau
c. bimbingan teknis.
Pasal 5
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku:
a. bangunan rumah sakit yang telah berdiri dan operasional
sebelum Peraturan Menteri ini berlaku harus
menyesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan
Menteri ini paling lambat 3 (tiga) tahun sejak Peraturan
Menteri ini diundangkan; dan
www.peraturan.go.id
-- 3 of 290 --
2022, No.1309 -4-
b. rumah sakit yang sudah memiliki perizinan
berusaha/izin operasional tetapi bangunan tidak
terintegrasi dan tidak saling terhubung secara fisik,
harus menyesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan
Menteri ini paling lambat 3 (tiga) tahun sejak Peraturan
Menteri ini diundangkan.
Pasal 6
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya
dalam Berita Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 21 Desember 2022
MENTERI KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
BUDI G. SADIKIN
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 22 Desember 2022
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
YASONNA H. LAOLY
www.peraturan.go.id
-- 4 of 290 --
A. LAHAJII DAN AKSES BANGUNAN
I. Seeara geogrnns lokasl rumah saldt tldak berada pada area
berbahaya atau rowan terhadap bencana.
2. Kontur lahan rumah sakn relanf datar dan slap dlkembangkan
dengan permukaan lahan dl atas pell banJlr.
3. Luas lahan kawasan rumah sakll harus memperhaukan rasllltas
parkfr, area terbuka untuk penanganan beneana.
4. Tersedla lahan/area untuk parklr dengan kapasttas minimal 20".40
dart luas total bangunan [sudah termnsuk jalur slrkulasl kendaman).
Penyedlaan lahan parklr ttdak boleh mengurangl daerah penghljnuan
yang telah dltetapknn.
!I. Lahan dan bangunan rumah saki; harus dnlam saru kesatuan lokasl
yang saling berhubungan dengan ukurnn, luas, dan benruk lahan
serta bangunan/ruang mengfkutl ketentuan tata ruang daerah
setempat yang berlaku.
6. Blok bnngunan rumah saklt harus bemda dalam satu area/kawll.san
yang terlntegrasl dan saUng terhubung seeara fislk ya.ng
mengutarnakan keselamatan pasten, mengedepankan rungsl ruang
kegawatdercmtan, perawatan tntenstf, dan keselamatan lingkungan.
7. Lahan bnngunan rumah saldl harus dlbatasl dengan pemagamn yang
dllengkapl dengan "kses/plntu yangjelas.
8. Akses lahan yang jelns, paling sedlldl untuk akses utama, akses
pelayanan gawal darurat dan akses untuk penunjang peiayanan dl
rumah sakn.
9. Akses/plntu utama, harus terllhat dengan jetas "gar paslen dan
pengantar paslen mudah mengennil plntu masuk utama.
10. Akses/plnru pelayanan gawal darura t, harus mudah dlakses dan
mempunyal clrl khusus.
II. Akses/plnru laynnan penunjang, harus memillkl kemudahan akses
ke area pelayanan penunjang seperu dapur gf2l. laundry, ruang
mekanlk dan daerah penylmpanan persedlaanj' gudang penerlmnan
barang logfstlkdarl luar.
12. Akses/plnru bangunan dlrencanakan sesual rungsl dan kebutuhan
aktlvttas ruangan dengan memperhatlkan ukuran, jumlnh dan
peletakan.
13. Apablla rumah saki! berada dalam saru bangunan yang memUlkl
fungsl selatn rumah sakn, maka bangunan rumah saklt horus
Bangunan rumah salOl hams mernenuht persyarntan keselamatan,
kesehatan, kenynmanan, kemudahan, eflsten dalam penggunnan surnber daya,
semsl dan selams dengan Ungkungannya, mewuJudkan penyelenggaman
bangunan godung rumah saldt yang tertlb, efeletlfdan enslen.
Ketennlan mengenai keandalan Bangunan Gedung mengncu kepada
peraruran perundangan terkrut rentang Bangunan Gedung dan standar teknls
lalnnyn sesual bldang terklllt.
BASI
STANDAR SANGUNAN RUMAH SAKIT
PEDOMAN PERSYARATAN TEKNIS BANGUNAN, PRASARANA. DAN
PERALATAN KESEHATAN RUMAH SAKIT
PERSYARATAN TEKNIS BANGUNAN,
PRASARANA, DAN PERALATAN
KESEHATAN RUMAH SAKIT
2022, No.1309
LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 40 TAHUN 2022
TENTANG
www.peraturan.go.id
-- 5 of 290 --
2. Arsltektur Bangunan Gedung
a. Penampllan Bangunan Gedung
Pemlllhan bentuk dan material yang dlgunaknn hams
memperhatiknn rungsl ruang. penempan knterta bnngunnn
gedung hljnu. kemudahan konsrruksl dan pemellhaman.
b. Tata Ruang Dalam
I) Pemnnraatnn runng dalnm bangunan, harus en,len dan
efekttf sesual rungsl ruang.
B. TATA BANGUlIAJ'I
i. Tata Letak Bangunan (Site Plan)
a, Tata letak bangunan (sill! pian,. harus memenuhl syamt zonasi
berdasarkan ttngknt rislko penularnn penyaklt, zonasl
berdasarkan prtvaal, dan zonasl berdasarkan pelayanan atau
kedekatan hubungan rungsl antnr ruang pelayannn.
b. Orienta'! bangunnn mempunyill pengaruh ynng s!gnlfilcan
terhadap pengendallan amh, kapasitas, dan kuat cahaya stnar
matnhari dan alimn udnm yang dapat rnasuk ke dalam
bangunan. Untuk memperluas venrllast nlaml dan aptlmnlisasl
eahaya matahari dan allran udarn, malca pertimbangnn dalnm
desaln yalru rnncangan bentuk, ukuran dan perletakan massn
dan fasad bangunan ynng memanJang dengan ertentast bldang
bukaanJJendela-Jendela menghadap utara-selatan dan [endela-
jendela pada fasad nmur-barat dl hlndari serta jarak bebas anrar
bangunnn yang c:ukup lebar sehlngga mernungklnlcan cahaya
dan allran udara dapat masuk bangunan.
e. Bangunan dengan rungsl untuk pelaynnan penynldt Inreksl
emerging dlrekornendaslkan bemda terptsah dengnn bangunan
unruk pelaynnan Wnnya dengan jarnk antar bangunnn sesual
dengan kriteria desaln pelayanan penynkit lnrek,1 emerging
tertentu,
d. Bangunnn untuk fungs! pelayanen paslen penyaldt Infekst yang
mengandalkan venttlasi alaml, maka Massa bangunnnnyn
dlreknmendaslkan tidak gemuk Jbentang besar, supayn allrnn
udarn dapat menembus ke dalam bangunan dan bertukar
dengan hembusan allran udara dart stst yang berlawnnan (cross
uenrilation,.
m~millk:l batas ynngJelu. dllenglcap! aksesJp!ntu. Jnlan dan halaman
park:lr kendnraan ynng terplsah dengan bangunan rungs! lain. dan
memillk:l keandalan teknls bangunnn rumah saklt tersendlri dengan
memperhatikan fungsl pelaynnnn rumah saklt.
2022, No.1309 -6-
www.peraturan.go.id
-- 6 of 290 --
b. Intensltas Bangunon Gedung.
Intensltns Bangunan Gedung Rumah Saldt merupakan
pemenuhan terhadap:
I) Kepadaton dan ketlnggtan Bangunan Gedung
Kepadatan dan keUnggtnn Bangunan Gedung Rumnh Saldt
mellputk
a) Koen.len Dasar Bangunan (KOB).
b) KoeflslenLantaJ Bangunan (K1.B).
c) KetlngglonBangunan Gedung (KBO).
:5) ""mnn(aatnn ruang dalnm mengacu pada kenyamanan
runng gerak dan nspek kemudahan yang menerapkan
desaln universal sesuat pernrurnn perundangan terkalt
tentang Bangunan Gedung.
6) Leta!<ruang (ungsl pelayanan krltls dnn tindakan sebalknya
tldak leblh dnrl Inntal empat, terutamn dl daernh yong
rawan terhadap bencana.
c. Keselmbangan, keseraslan, dan keselarasan Bangunnn Oedung
dl dalam dan dl luar IIngkungannya;
d. ""rtImbangan adanya keselmbangan antam nllal soslal budaya
setempat rerhadap penerapan berbagaJ perkembangan arsitektur
dan rekayasa.
3. ""runtulmn dnn Intensltas Bangunan G"dung
a. Perunrukan Bangunan Gedung
Perunrukan Bangunnn Gedung Rumah Saldt merupnkan
kesesualnn fungsl Bangunan Gedung dengan peruntukan pada
lokaslnyn berdasarkan ROTRdan/alau RTBI..
Gambat Contoh: Alimn udara ymg
dlharapkan dikadkan dangan tata
lerak fumnut dalam Nat'GM
Germ. Contch' AIiran udiJnI yang
6dak dihanlpl<an "....... d<Ingan
tata letak rumlh. ctalam ruangan
,1-
• ~C:I
r LI -,
I
r
r
2) Tata lerak ruang dalam bangunan hnrus memenuhl syam'
zona .•1 berdasnrlmn tlngkat rlslko penulnrnn penyaldt,
zonasl berdasarlmn prtvast, don zonnsl berdasarkan
pelayanan atau kedekatan hubungan rungsl antar ruang
pelayonan.
3) Alur kegiatan pasten, petugas, pengunjung, dan barang
[berslh dan kotor) harus dlrencannkan dengnn jelas dnlam
rnngka pengendaUnn dan peneegahan tnfekst.
'I) Tata letak rumlrur/pembot dan partlsl Interior tldak boleh
menghalangt/membatasl bukann jendelaj'plntu untuk
aUran udara dan cahaya senn slrkulasl aktlfitns penggunn.
Tata letak n.mltur/perabot dlkaltkan dengan poslsl bukaan
""ntilnsl juga tidak boleh memungklnkan t"rjadlnya allmn
udam dnrl paslen ke perugas.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 7 of 290 --
D_ FASlLITAS AKSESffiEL
FaslUtas yang aksestbel adalah fastltras khusus dl rumah saku untuk
paslen atau pengunJung disabllltas yang terdlrl dart:
I. Toilet.
2. Korldor.
3. Tempot Parklr.
4. Konter/lout/Tempa,lnform"sl.
~.Jalur Pemandu.
O. Rambu atau Marka.
7. Plnru.
S. Tanggn, UC dan/atau Ram.
E. RUANO-RUANO
Ruang-roang dalam rumah saklt:
I. Ruang Rawat Jala.n.
2. Ruang Rawa! lnap.
3. Ruang OQ\\'tlt Darurat,
4. Ruang Operast.
~. Ruang ~mwatan Intenslf.
O. Ruang lsolasl.
7. Ruang Kebldanan.
S. Ruang RehabUI,asl Medlk.
9. Ruang Radlologlk1lnlk.
10. Ruang Radloterapls.
II. Ruang KedolctemnNukUr.
12. Ruang Tenap Kesehatan,
13. Lnboratortum.
14_ Bank Darah.
I~. Ruang Stertllsasl.
16. Ruang Farmasl_
17. Ruang Reknm MedJs.
IS. Ruang Kantor/Manajemen dan Admtnlstrasl.
19. Ruang Pendldlkan dan latlhnn.
d) Koensl"n Daemh Hlj"u IKDHJ.
eJ Koenslen Tapa!< Bnsement (KTB).
2) .Jarak bebas Bnngunan Gedung
Ketenruan jamk bebas Bangunan Gedung Rumnh Saklt
mellpud:
e] Garts Sempadan Bnngunan IGSB) dan gorls sempadan
lainnya Ualan, .unglll, pantal, dan lain-lain)
b) Jamk Bnngunan Gedung dengan batas perstl; dan
cJ Jarak amar-Bangunan Gedung.
3J Setlap Bnngunan Gedung Rumah Saklt yang dldlrlkan
harus mengtkutl ketentuan perunrukan dan tntensttas
Bangunan Gedung yang dltetapkan daiam RDTRdan/atau
RTBl yang dlsusun oleh Pemerlntah Daerah
knbupatenj kotn.
C. KEBUTUHAN TOTAL LUAS LANTAI BANOUNAlI'
Perhirungon perkiraaan keburuhan total luas lantal bangunan rurnah
saki! minimal SO m' per tempa! udur yang dlmlllkl oleh rumah saktt.
Luasan dapat bertarnbah dtseeualkan kapasuas dan kebutuhan
pelayanan rumah saklt serta pengembangan ruang-ruang penunjang
pelayanan.
2022, No.1309 -8-
www.peraturan.go.id
-- 8 of 290 --
Polo hubungnn antar ruang·runng dl rumnh saki; adalah sebagat berlkut:
I. Blok-bJok bangunnn ateu area-area dl rumah sakll dJkelompokknn
menJadi 3 zenaal, yniru zona mern.h (area pelayannn pasten penyakit
lnfeks! emerging), zona kunlng (area pelayanan paslen umum\, dan
zona hljau (area penunjang dan mnnajemen).
2. Oalam rangka memlnlmallsnsl restke terjadtnya penularon penyaklt
In(eksl emerging dl rumnh sakn, perlu dllakukan pengnturan atau
penataan kemball blck-blok bangunan sesuat zonasl.
3. Rum.'lh sakll menyedtakan a,ea/runng 'rinse unruk melakukan
skrlnlng paslen masuk sebelum dtlaksanakan pelayanan.
4. Paslen yang datang dengan rujukan PIE dapat Inngsung menuju
ruang pelayanan PIE melalul akses khusus PIE.
:5, semenram bebempa ruang sepertl laberatcrtum (BS['-2), ruang
operasl, ruang radlologl, runng jennznh, laundry dan runng lalnnya
lerkal, pelayanan PIE dlsarankan terplsah. unruk ruang-runng yang
dlgunakan bersnma dlarur sesual kaldah P"ncegahnn dan
P"ngendollan In(ek51.
------....._-,__ ... ______ (M-. ,
__ • ._-,.-""""- .... - • .......,_j
---.,-- _..
P', POLA HUBUNGAN ANTAR RUANG-RUANG
20. Ruang lbadah, dan Runng 'I\lnggu.
21. Ruang P"nyuluhan Kesehntan Masyarnkal Rumah Sakll.
22. Ruang Menyusul.
23 Ruang Mokanlkal dan Elektrlkal.
24. Ruang Oapur dan Olzl.
2:5. Ruang Laundry.
20. Ruang Olallsls.
27, Knmar .Jenazah.
28, P"ngolahan P"ngelolaan Umbah.
29. Taman.
30. Platamn !'arklr yang meneukupi.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 9 of 290 --
G. D£SAJN KOMPOHEN BA1IGUNA1I
1. Komponen bangunan harus aman dan mudah dlberslhkan dalam
rangka memlnlmalislr n.lko penyebaran Infeksl.
2. Khusu. untuk ruang pelayanan penyakit Jlwa dan gangguan mental
lalnnya, desaln komponen bangunan harus aman dan kemungkinan
paslen mencelakal din dan orang lain.
3. Desaln komponen bangunan rumah saklt antara IIlIn:
a. Atap
I) A,ap horus kuat, tldak bocor, tahan lama dan tldak menjadl
tempat pertndukan sernngga, tlkus, dan blnatang
pengganggu lalnnya.
2) Atap dtrancang tahan terhadap keeepatan angtn 175 - 250
kph dalnm area rowan topan.
3) Sls,em drnlnase atap mempunya! kapasltas yang cukup dan
dlrawat dengan benar.
b. LanglH.angl'
I) L.mgl,·langl' harus kuat, berwarna terang, dan mudah
dibersthkan, tldak mengandung unsur yang dapat
membabnyakan paslen, tldak berjamur.
2) Rangka langiHangit harus kuat.
3) TInggilanglt·langl' dl mangon minimal 2,80 m dan tlnggl dl
..,1"..1.1' (kondor) minimal 2,40 m.
4) TInggilangit-langit dl ruangan operasl minimal 3,00 m.
5) Pnda ruang operasl dan ruang perawatan tntenstf, bahan
dan penggantung langl,-Ianglt harus kuat tldak rontok sant
teljadl beneana.
6) Pada ternpat-ternpat yang memburuhkan tlngka, keberslhan
ruangan tertenru, maka lampu-Iampu penemngan ruangan
dlpasang dlbenamkan pada plafon (recessed).
c. Dindlng dan Pnrtlsl
I) Dlndlng harus kerns, rata, tldak berport, kedap air, ,ahan
opt, tahan karat harus mudah dlberslhkan, tahan cuaea
dan tldak beljamur.
2) Warna dindlng eerah dan tidak menyilaukan mara,
3) Khusu. pada ruangan-ru.,ngan yang berkaltan dengan
aktiviUlS pelayanan anak, pelapls dlndlng dapat berupa
gamoor untuk memngsang aktlvltas anak,
-I) Pada daerah yang dllalul paslen, dlndlngnya harue
dllengkapl pegangan rambat (handroi~ yang menerus
dengan ketmggtan berklsar 80 - 100 em dan pennukaan
lantnt. Pegangan harus mampu menahan beban omng
dengan berat minimal 7:1kg yang berpegongan dengan saru
mngan.
5) ""iangan rambat harns rerbuat dan bahan yang tahan apt,
mudah diberslhkan dan memillkl laplsan permukaan yang
ber.lfa, non porosl£.
6) Pada ruangan yang menggunakan pernJatan x-ray, maka
dlndlng haNS memenuhl persyaratan teknis preteksl
rodlasl slnar pengton.
6. Terhadap blok bangunan yang dltata sesual warna zona, rnaka
dllakukan penyesuaJan layout/redesaln, balk membangun baru, atau
memanfaatkan bangunnn ekslstlng (refungsl) dengon
merenovasi/merehabilltasl bangunan tersebut sehlnggn memenuhl
persyarntan bangunan ""sual fungslnya.
2022, No.1309 -10-
www.peraturan.go.id
-- 10 of 290 --
7) Ruangnn yang ..,rlng berkaltan dengan bahan klmla,
daerah yang mudah terplcu api, maka dlndlng harus dart
bahan yang mempunyai tlngkat ketahanan apl [tka]
minimal 2 jam.
8) Pada ruangan yang terdapat peralaran menggunakan
g<lombang elektmmagnetlk (em), sepertt short wave
diathermy atau microwave diathermy, ddnk boleh
menggunnkan pelapls dlndlng yang mengnndung unsur
metal atau baja,
9) Ruangnn yang mempunyal tlngkal kebtslngan Iinggi, Bolam
laln ru..:1nganmesln gensel. ruangan pompa, ruangan boiler,
runngnn kompressor, ruangnn chiller, dan ruangan ahu
maka bahan dlnding menggunakan bahan yang kedap
sunra atau dapat menyernp bunyl.
10) Pada ruangan at au area dengnn reslko Iinggl yang
membutuhkan Ilngkat kebers!hnn ruangan tertenru, maka
perternuan antarn dlndlng dengnn lantal dan d!nd!ng
dengan dJnd!ng harus dlbuat melengkung/konus untuk
memudnhkan pembersihan.
I I) Ruang opemsl dan ruang pemwntan lntenslf', apablla
berada pada dalarn I [saru] gedung berlantal yang
bergabung dengnn ruang·runng Inlnnyn, maka runng
tersebut harus merupakan saw kompartemen dengnn
persyaratan bahan dJndlngf parUsl memllikl tlngkat
ketahanan apl (tim) minimal 2 jam.
d. Lama!
I) Lantal harus terbuat darl bahan yong kuat, kedap air,
permukaan rata, tldak IIcln, wnma terang, dan mudah
dlberslhkan.
2) TIdak terbuat dart bahan yang memlllkl Inpi.,.n permuknan
dengan porosltas yang tlnggl yang dapat menylmpan debu.
3) Lantal mudah dlbersthkan dan tahan terhadap gesekan.
4) l.'Ullnl berwama cerah dan udak rnenytlaukan mara.
5) Bahan penurup lantal rom tldak lIe1n, wnlnupun dalarn
kondisl basah.
6) Khusus untuk ruang yang ..,rlng berinterakst dengan
bahnn kimla dan mudah terbakar, maka bahan penutup
Iantal harus dart bahan yang mempunyal TIngkat
Kelahanan Api rn<A) minimal 2 jam, tahan bahnn klmla.
7) Khusus unruk area pernwatnn paslen (area tenang) bahnn
lantat menggunakan bahan yang tldak menimbulkan bunyl.
8) Pada area dengnn restke tlnggl yang membutuhkan tlngkat
keberslhan ruangan tertenru, maka pertemuan antara
iantni dengnn dlndlng harus melengkung untuk
memudahknn pemberslhan lantat [hospltal plint).
9) Pada mang yang terdapat peralatan medik, iantal harus
dapat menghUangkan muatan listrik smnk dart peralatan
sehlnggn tldak membahaynkan perugas dart sengatan
Ustrik.
e. Plntu dan Jendela
I) Plntu utama dan plnru-plnru yang dJlalul brankarj ternpat
tldur paslen memllIki lebar bukaan minimal 120 em, dan
ptnru-ptnru yang tldak menjadi akses tempat tldur pasien
memlllkl lebar bukaan minimal 90 em.
2) 01 daerob sekitar plnn. masuk ddak boleh ada perberlaan
ketlngglan lantai dan dlhindart "danya ram.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 11 of 290 --
b) Ukumn bukann
Nllal/kualitas ventllasl pada bukaan dinding dl sl.1
yang berlawanan dltentukan oleh bukaan dengnn
ukuran yang terkectl (smalles, o{X'ning area).
el Carn membulm
Bukaan Jendeln untuk kepentlngan pertukaran udam
hnrus dldesaln dapat terbuka dengnn makslmal
(IOO"AI). Dalam mendesaln Jendeln hams
mempertlmbnngkan earn mernbuka dan keamnnan
dan porensi babaya paslen meloncat apablla berada
pad" bangunan berlantal.
3) Plntu Darurat
a) Settap bangunan rumah saktt yang bertlngkat leblh
dari 3 lantal harus dUengkapl dengan plntu darurnt.
b) Lebar plntu dnrurat minimal lOOem membulm keamh
ruang mngga penyelamatan [darurat] kecuali pada
lantal dasar membuka ke nmh luar (hnlnman).
c) Jarnk antar ptnru darurnt dnlam saru blok ban gun an
gedung makslma! 2:1mdart segala arah.
'I) Plntu untuk kamar mandl dl ruangnn perawatan paslen dan
plntu toilet untuk akseslbel, hnrus terbuka ke luar, dan
lebar <faun pintu minimal 85 em..
:I) Plntu'plntu yang menjadl nks... tempat tldur paslen hams
dllaplsl bahan anti benruran.
6) Ruangan perawatan pa.slen harus memlllkl buknan jendela
yang dapat terbuka secam mnkslmal untuk kepentlngnn
perrukarnn udara.
7) Pada bangunan rumah saku bertlngk"t. lebar bukaan
Jendela harus aman dari kemungklnan paslen dapnt
rnelartkan dlrl/ meloncat.
8) .Jendela Juga berfungsl sebagal media pencahaynan alaml dl
olang hart
9) Desaln lubang ventUasl alaml dapat memenuhl terjadlnya
venulast sllnng (cross ventilntIons). Kualltas ventilas! alaml
dlpengaruhl oleh posl.1 bukaan, ukuran bukaan dan earn
membuka, PenJelasannya adalah sebagal berikut :
a) Posisl bukaan
(1) Poslsl tubang vennlast pad" ruang-ruang Infeksl
harus dapat mernungktnkan terkena sfnar
marahart langsung yang nman.
(2) Posiol bukann mempunyat pengnruh pentlng
dalam ststem venttlasi alaml. Sebalknyn poslsl
bukaan dapat mendukung pertuknran udara
silang, Kualitas ventUasl alaml dnpat optimal
apablla terdapat dua bukaan yang bemda pada
slsl dlndlng yang berlawanan (mls. .Jendela dan
pinru].
2022, No.1309 -12-
www.peraturan.go.id
-- 12 of 290 --
r. ToUe'/Kamar Mandl
I) Toile, clilengkapl dengan penanda yang [elas dan inrormatir.
Untuk tetlet penyandang dlsabilitas harus dUengkapl
tanda/slrnbol "dtsabel" pada baglan luar plntu.
Contoh Perhitungan KALil JAM
Suatu bangsal perawatan pasien TB memlllkl ukuran
ruangan 7m X em dan ketlngglnn ruangan 3m dengan
dUengkapl jendela berukumn 1,5 x 2m' dan plntu I x
2m'IlutlS buklUln lcrkeci~. Keeepatan angln I m] s.
Maka, estlrnasl perhttungan !(ALI/JAMdan ventilation
rare (I/sl dapat dtliha; pada tabel bertkul Inl:
v•• tt&atJoa .. t.e PI.' .
0.05 .... as he IUtJlft fm/.'.aIU41l bululAn 1m·, .. 1000 1/tI'!'
ILUJ/J.... • O.!liU<:«I>L...._.I1GDJII\I.tlJLl •• J>\I-~"'
V(lhU[lol'f'WU'IP" ,m'l
14, Postsl bukaan hanyn berada pada salah saru sl.1
banllUnan
'f---III~·06.5.i.tttpo"'"_ ... /.I._......_ rm,.I(»)OI,oo
IWJ/JAIl 0'1.'" LI!I l!fllj • till' 11
13, Posiol bukaan berada pada slsl-llsl dlncling yang
berlawnnan lopposite)
Rumus ernplrts untuk menghltung Jumiah
Pertulu.ran Volume Udara dalam Satuan Jam IAjr
Change Hour· KAL.{/JAM) sebagel bertkuc
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 13 of 290 --
2) Padn komplek runng mwat jnlnn/polikUnlk, seuap toilet
untuk lakHaki dan perempunn harus menyedlaknn paling
sedlklt I buah toilet untuk penyandang dlsablhtas.
3) Tollet/knmar mandl dl ruangan pernwatan merupakan toilet
untuk penyandang dtsabtlttas,
4) ""nutup lanta! untuk toilet dlplUh darl mnterL.llberieksrur
dan tldak ltcln.
5) Luas ruang dalam toilet umum paling sedlklt herukumn 80
em x 155 em.
6) Luas ruang dalam toilet penynndang disabllltas paling
sedlklt memillkl uleurnn 152,5 em x 221,5 em dengan
mempertlmbangkan naang gernk pengguna kurst rod",
1) Lebar herslh pintu IOUetpaling sediklt 10 em keeualt untuk
toilet penyandang dlsablIltas 90 em.
8) Daun plntu toilet penyandang dlsabllltas membuka Ice arah
luar toilet dan memlllkJ ruang bebas seleurangkurangnya
1!52,!5em antam pintu dan pennuknan terluar kloset.
9) Pinru toilet penyandang dlsabtlltas perlu dUengknpl dengan
plat tendang dl baglan bawah plntu untuk penggunn leursl
roda dan penyandang disabilitas netra.
10) Pintu IOlletpenyandang dlsabilltas dllengknpl dengan engsel
yang dapat menutup sendlrl.
II) Pada baglan atas luar plntu toilet penyandang dlsabilltas
dlsedlakan lampu alarm (panic lamp) yang akan dtaknfkan
oleh pengguM toilet dengan rnenekan tombol buny! darurat
(emergency sound button] atau mennrlk tuas yang tersedta
dl dalam toilet penyandang dlsablIltas keuka terjadl
keadaan darurat,
12) Tuas dl dalam toilet penynndang dtsabllitas hnrus
dlletakkan pada tempat yang mudah dljnngkau oleh
penyandang dlsabtlltas.
13) Toilet penynndang disabilitas harus dUengleapi dengan
pegangan rambat untuk memudahkan penggunn leursl roda
berplndah poslsl dart kursl roda Ice atas kleset ataupun
sebaUknya.
14) Letak kertas ttssu, air, kran atr atau pancumn (shower)dan
perlengleapan·perlengleapan seperti ternpat sabun dan
pengerlng tangan harus dlpasang sedemlklan hlngga
mudnh digunakan oleh omng yang memillkl keterbatasan
keterbatasan Oslkdan bisa dlJangknu pengguna leursl roda,
15) Lantal totlet harus memlllki ketlngglnn yang leblh rendah
darlpada Iantal ruangan dl luar toilet yang mernadal.
16) Setlap water closet harus dltempatkan pada kompanemen
yang terplsnh.
17) Dlndlng dan lantal toilet dibert laplsan kedap air
(waterprooOng).
g Korldor dan Selasar
I) Uleurnn korldor dan setasar •• ehagal aks es hertzontal nnrar
ruang dlpertlmhangknn herdasarlean ukuran dasar
ruangan, keselarnaran, kenyamanan, kemudahan,
pengguna kondor/ selasar, rungsl ruang, dan jumlah
pengguna.
2) Lebar korldor dan selasar yang aksestbtlltas unruk 2 (dua)
tempat tldur pasien herpapasan adalah minimal 2,40 m.
2022, No.1309 -14-
www.peraturan.go.id
-- 14 of 290 --
I. PERSYARATAIf STRUKTUR BANGUIfAN RUMAR SAKlT
Struktur bangunnn gedung rumah saklt harus dlrnncang mengtkun
persyamtan'persynratan sebagal berfkut:
1. Struktur Bangunan Oedung Rumah Saklt
a. Setlap bangunan rumah saktt, atrukrurnyn harus dlrencanakan
dan dllaksanakan agar kuat, kokoh dan stabll dalam memlkul
bebanjkomb[nasl beban dan memenuhl persyarman
keselamatan {safety}. serta memenuhl persyaratan kelayanan
(s"rvicrobil#Y1 selama umur layanan yang dlreneanakan dengan
mempert[mbangkan fungal bangunan rumah sakn, lokasl,
keawetan, dan kemungldnan pelaksanaan konstrukslnya.
b. Kemampuan memlkul beban dtperhtrungkan terhadap
pengaruh-pengaruh akst sebagal aklbat dan beban-beban yang
mungkln bekerja selama umur layanan struktur, balk beban
muatan tetap maupun beban muatan sernentara yang t1mbul
aklbat gempa. angtn, pengaruh korost, jamur, dan s"rangga
perusak.
c. Dalrun perencanaan struktur bangunan rumah sakit terhadap
pengaruh gempa, semua unsur struktur bangunan rumah saklt,
balk bagIan dar! suhstruktur maupun strukrur gedung harus
dlperhltungkan memikul pengaruh gempa reneana aesual
dengan zona gempanya. Hal tersebut sesual dengan SNI
l726:20 12 Tatll Cam ~rencan(\anKttahanan Oempa untu,k
H. SARANA EVAKUASI BANGUIfAN
1. Sarana evakuast merupakan suaru Jalan ltntasan yang menerus dan
ddak terhsambat dan tttlk manapun dalarn bangunnn gedung menuju
ke jalan, halaman, lapangan, atau ruang terbukn lalnnya yang
memberikan akses aman ke jalan umum.
2. Sarana evakuas[ dapat mencakup Jalur perjalanan vertikal atau
hortzontal, ruang. pintu, lorong, koridor, balkan. ram, tangga, lobl,
eskalator, lapangan, dan halarnan.
3. Sarana evakuast terdJrI atas 3 (tlga) baglan utema meliputt: akses
eksn (exit tu:eeSsj. ekslt (exiq. ekstr pelepasan (exit discha'!l"l.
4. Sarana evakuast perlu dtlengkapl dengan sarana pendukung lalnnya
sepertf:
a, Rencann evakuasl.
b. ststem pertngatan bahaya.
c. Pencahayaan ekstt dan tanda nrah,
d. Area tempat berUndung (refugee area).
e. 11t1kberkumpu!.
f. Uf kebakaran.
5. Persyamtan teknls mengenal sarana evakuasl mengacu kepada
pemtumn perundang-undangnn.
3) Kondor dUengknpl dengan penanda atau penunjuk arah
}'11ngInforma,1[ dan rnudah terllhat terutama menuJu plntu
kelunr dan plntu keluar daruraljekslt.
4) Kondor yang dlgunaknn sebagat jalur evakuast harus bebas
dan segala rnaeam penghlllang }'11ng mengganggu
pergeraknn pengguna bangunan gedung dan pengunJung
bangunan gedung.
5) Kondor harus dllengkapl dengan pegangan mmbat (railing)
paling ~[klt pada pad" salah satu o[sl kertder.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 15 of 290 --
Struktur Bangunnn OffIung dan Non Oedung atau Edlsl yong
Terbaru.
d. Struktur bangunan rumah saklt harus dlreneanakan secara
daktall 50hlngga pada kondtsl pembebanan makslmum yang
dlrenc:a.nakan. apablln te'ladl keruntuhan, kondlsl srruktumya
masth dapat memungklnkan pengguna bangunan rumah saki'
menyelamatkan dirt.
e. Unruk menenruknn tlngka, keandalan strukrur bangunan,
harus dilakukan pemertksaan keandalan bangunan seearn
berkala sesuat dengan pedoman teknls atau standar yang
berlaku.
r. Perbalkan atnu perkuatan srrukrur bangunan harus s<gem
dllakuknn seauat rekornendast hastl pemertksaan keandalan
bangunan rumah saki r, sehlngga bangunan rumah said, selalu
memenuhl persyaratan keselamatan struktur.
g. Pemerlksaan keandalan bangunan rumah said, dllaksanakan
seearn beorkala seaunt dengan pedoman teknis arau standar
teknls yang berlaku dan harus dllakukan ntau dldamplngl oleh
ahll yang memlllld sertfflkast sesual.
h. Dalam hal perbalkan nrau penlngkatan kondlsl struktur
bangunan ekslstlng hnrus ada gambar perencanaan sebeJumnyo
atau gambar shop drawing unruk dlpelaJart dan dlhlrung ulang.
Blla gambar-gambar tersebut tldak tersedla, rnaka harus
dllakukan (orenslk terhadap struktur bangunan ekslstlng.
2. Persynm,an Pembebanan Struktur Bangunan Rumah Saki'
a. Analls.ls struktur harus dllakukan unruk mernertksa respon
strukrur terhadap beban-beban yang mungldn beke'la selarna
umur kelayanan struktur, termasuk beban terap, beban
sementara (angln dan gempal. dan beban khusus.
b. Penentuan mengenal jents, tntenslms, dan cam beke'lanYB
beban harus memenuhl Acuan Pedomnn/S'andar/Ketenruan
teknls yang berlaku.
3. Persyaratan Perancangan Struktur AlaS Bangunan Rumah Saki'
Konstruksl atas bangunan dapat terbuat dart konstruksl beton.
konstruksl baja, konsrrukst kayu atau konstroksl dengan bahan, dan
,eknologt khusus.
4. Persyaratan Pemncangan Strukrur Bawnh Bangunan Rumah Saki'
Struktur bawah bangunan dapat berupa pondasl langrung atau
pondasl dalam, dtsesuatkan dengan kondist tnnah/geo,eknlk dl
lokasl dldlrtkannyn rumah saldt.
Sehubungan dengan pereneenean bangunan gedung rumah saktt
yong merupakan bangunan (ungsl pelayanan, maka dlbutuhkan
t1nJauan yong seksama terhadap slra, dan perilaku tanah dl lakasl
rencana tapak yang bersangkutan, s.ehlnggn memenuhJ persyaratan
keselamatan bangunan godung.
5. Penyelldlkan Tnnab
Program penyelldlkan tanah berdasarknn srandar teknls yang
berlaku. dapat dlurnlknn sebagnt bertkut:
B. Program penyelldlkan tanah
II Harns dlrencanakan 50sual dengan keburuhan ma.alah
penyelldlkan tanab dan pondasl.
21 Jumlah. lokasl dan kedalaman harus dlrencanakan dengan
balk.
31 Dlburuhkan ke'l"sama a"tar pemlllk kegjatan. kon.ultan
dan kontraktor untuk nekslbllltns program penyelldlkan
2022, No.1309 -16-
www.peraturan.go.id
-- 16 of 290 --
lanah agar dapat memperoleh tnfermas! yang culrup apabtla
dltemullaplsan tanah yang sangal bervartast.
b. Program penyeUdJlmnlapangan harus meUputl:
I) Reneana lokast tltlk penyeUdlkan termasuk Jenls
penyelldlkan.
2) Jenls penyeUdlkan tanah sesual kondlsl wtlayah (sondlr,
boring, gecltsrrtk, dan laln-lnln].
3) Kednlaman penyelidlkan tanah.
'I) Jenls eontoh yang akan dtarnbll termasuk speslllkas! uruuk
jumlah dan kedalaman.
:5) Speslfikasl pengulruran air tanah,
6) Jenl. peralatan yang akan dlgunakan.
7) Standar yang akan dtterapkan,
c. Lokasl dan kedalaman tltlk penyeUdlkan harus dlmncang
berdasarkan:
I) Kondlsl geologl dan stratlflkast tanah dart Informasl awal
yang terhlmpun,
2) Dlmensl struktur dan masalah reknts yang akan dlhadapl,
3) Pengaruh penyebaran tegangan tanah dart Jenls fondasl
yang akan dlpakal,
'I) Pengaruh dart IInglrungan sekltar mlsalkan adanya lereng
ctau gallan atau gedung tetangga.
:51 Potensl pengaruh pada Ilnglrungan sekltar akibat dart
struktur yang akan dtbangun.
6. Pemnco.ngan Struktur At""
Dalam berbaga! ststem Struktur, balk yang menggunakan bahan
beton berrulang, baJa maupun kernposn, selalu ada komponen
(subslstemt yang dapat dlkelompokkan dalam atstem yang
dlgunakan unruk menahnn gaya gravltasl dan slstern untuk
menahan gaya lateral,
7. Faktor Keutamaan dan Kategort Rlslko Bangunan
Kategorl rtslko struktur bangunan gedung dan non gedung, untuk
gedung rumnh saklt sesuat SNl 1726:2019 atau edlsl terbaru,
Prosedur untuk kl""lfikasl suaru strus untuk memberikan krtterla
desaln selamlk berupa faktor-Iaktcr ampUfikasl pada bangunan.
Dalarn perumusan krnerta desatn seisrntk suatu bangunan di
permukaan tanah atau penentuan ampUllkasl besaran pereepatan
gempn puncak dart batuan dasar ke permukaan tanah untuk suaru
situs, maka situs terse but harus diklaslfikll1lfkan terleblh dahulu.
Prom tanah dl situs diklaslflkaslkan sebagal tanah kerns (SCI,tanah
sedang (SO)dan tanah lunak (SE).
Penetapan kelas situs harus melnlul penyeUdlkan (noah dl lapangan
dan dl laborntorlum, dengan minimal mengulrur secam lndependen
dua dart t!ga parameter tanah yang tercantum dalarn SNI 1726:2019
atau edlsl terbaru. Oalarn hal Inl, kelas situs dengan kondlsl yang
leblh buruk harus dtberlakukan, Apnblla tldak tersedla data tanah
yang speslftk pada situs sampal kedalaman 30 m.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 17 of 290 --
A. IlfSTALASI AIR BERSIH
I. Perencanaan Penyedlaan dan DlstrIbusl Alr Benlh dl Rumah Saklt
Mellputl:
a. Kebutuhan alr untuk fungsHungsl ruang bangunan.
b. Kebutuhan air berslh untuk rungsl alat,
c. Kebutuhan air untuk stsrem pernadarn kebakaran.
d. Kebutuhan air unruk penyirnman tanaman dan keberslhan.
e. Kebutuhan air khusus (ReueTSc Osmosis) untuk pelayanan
hemodlallsa, mesln stertllsasl, scrub up dl ruang operasl,
pelayanan labomtortum, dan laln-laln.
2. Kapaal"'" Air Berslh
BAB II
STANDAR PRASARANA RUMAH SAKIT
2022, No.1309 -18-
www.peraturan.go.id
-- 18 of 290 --
4. Dlstribusl
a. Keandalan Penyaluran
1) ""mpa Dlstribusl
Untuk menjamin keondalan penyalurnn, maka pompa
dlstribusl harus mendapatkan suplat listrik berasal darl
genset/Perusahaan Ustrlk Negara IPLN)dan harus tersedla
pompa cadangan.
2) Plpa/Jarlngan Dlstribusl
Plpa/Jatlngan dlstrtbust air bersth menggunakan
dual/paraM system atau ring/ loop systt!m, untuk
keselmbangan aUran dan tekanan, dlsamplng untuk
mengaUlSIapablla terjadt keboeeran atau gangguan pada
salah saru bagian jartngan.
3) Kntup 1Valve)
Knlup 1001"", pengaman harus terlnlegrasl dan memlllld
kualttas yang handal.
a, Untuk mennmpung alr berslh dlsediakan mngld bawah tanah
Iground tank1. Knpasltas minimal harus dapat menompung
kebutuhan 2 (dua) han operaslonal, termasuk untuk cndangan
pemadam kebakaran dengan penggunaan water level controL
b. Perhltungan minimal kapasltas air berslh untuk rumah saldt
dnlrun I [saru] harl adalah !IOO liter per tempat tldur.
c. Adapun volume ground tank: a- volume keburuhan operasional 2
[dua] han ...volume cadangan kebakamn.
d. Volume air untuk cadangan pemadaman kebakaran minimal 4.5
[empat puluh lima) mentr penyempro,an.
e. Kapa.sltas ground tank untuk cadangan air berslh cukup
dislapkan sesual keburuhan dttambahkan dengan sejumlah
raktor keamanan. Misalnya unruk memberikan rosa aman
terhadap kekhawatlmn teljadl gangguan sampal 2 (dua) hart.
f. Pnda maslng-maslng bangunan harus dlsedlakan tangkl
pennmpungan atas (roof tank1, Apablla dlperlukan dapat
dllengkapl dengan pompa penekan (booste, pump) termasuk
tangld tekan (pressure rank) yang aecara langsung menyalurkan
air menuju peralatan saniter.
g. Volume Roof Tank· (2()'30)% x Kebutuhan Volume around Tank
total.
h. Apablla menggunakan slstem daur ulang alr buangan lrecycling
system), maka hanya dapat dlgunakan untuk keperlunn
penggelontoran (flushing) dan penylraman taman.
I. Perhltungan kapasltas air khusus 1reverse osmosis) adalah
sesua! kebutuhan pelayanan.
J. Pernanfaatan air berslh harus mempertlmbangkan penempan
konsep g,een hospital.
k. Perhltungan minimal kapasltas air berslh unruk rumah saldt
yang akan dlkembangkan sebalknya mengaeu pada data hlstorls
penggunaan air berslh.
3. Sumber Air Bersih
Sumber alr bersth antara lain:
n, Perusahaan Dae:mh Air Minum.
b. sumur dalam [artests, dengan proses trealllU!n~.
c. AIrhujan (dengan proses lTearmenl).
d. Air sungal dan sumber-eumber !alnnya (dengan proses
crealmenq.
e. AIrdaur ulang (dengan proses uearmenl).
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 19 of 290 --
S. Outl",
Jenls-Jenis o""~1yang digunakan dl rumah said. antara lain scrub up
(memerlukan tekanan tertentu dan dllengkapl waler soflenerj,
wastafel, sloop sink, Be","", sink, sink, shower, kemn, stop value,
kloset, urinolr, dan lain-lam.
6. Air Rl!Vf!rSe OsmosISfRO)
Kebutuhan nir khusus (reverse osmosis) di rumah said I adalah unruk
memenuhi pelayanan dlalists, mesln stertllsast, scrub up dl ruang
operast, pelaynnan laboratorlum, dan laln-latn. Berlkul dl bnwah Inl
adalah diagram gambamn proses produksl air r"""rse osmosis secara
umum.
""rhltungan kebutuhan air khusus dengan menggunakan teknologl
reverse osmosis (RO)sebagni berlkut:
""rhltungan Kapasitns Air RO
I) Runng Opemsi
San' kall proses cud tnngan dl scrub up membutuhkan nir RO
sebanyak 25 Uler. Apablla petugas dalam ruang operasl ada 0
b. KrI,eria Pernncangan PIp" dan Jruingannya
Bertkut Inl standar-standar umum yang dlrekemendaslkan
dalam peroncangan pip" bertekanan dan Jarlngannya:
I) Olstrtbusl atr bersth dl dalam gedung dllakukan
menggunakan ststem gravtrast.
2) Tekanan dalam Jruingan pip" tidak boleh leblh dart 7,S bar
dan tldak boleh kumng dart 1,:5bar.
3) Sistem dlstrlbusl dlbuat loop sehlngga terjadi keselmbangan
allron dan rekanan.
4) Luas aren loop primer tldak boleh berdlameter leblh dart 3.0
km dan loop sekunder tldak beleh melebihl 1.0 km.
S) Olrekomendaslkan menggunakan plpa baJa yang
dlgalvanisasl, HOPE arau Polyprophclyn PPr (PN 10) dan
tldak mengandung logam berar, pertlmbangannya adalah
plpa jenls Inl memlllid kualitns waknr penggunaan yang
blsa mencapal SOpima puluh) tahun dan hlgfenls.
6) Kecepa,an minimum agar ndak terjadl pengendapan lalah
0.0 m/de r.
7) Kecepatnn makslmum untuk meneegah scouring adalah 3.0
m/det.
8) Plpa yang berada pada elevasl yang tlngg! dan mempunyal
kemungklnan ,erjadlnya perongkap air dldalamnya harus
dilengkapl dengan katup pembuangan udara lair release
..."...,.
9) Plpa yang melalul sungal atau danau harus dJlengkapl
dengan jernbatan plpa arau syphon.
10) ApabJla menggunakan air daur ulang untuk flushing, maka
pemlpaan harus dllakukan pemtsahan,
I I) Dalam melakukan perhtrungan dlmensl plpa perlu
diperhatlkan tekanan dl dalam pipa dan kecepatan allran
rur sesual persya""an yang ditentukan.
12) Dalam melakukan perhitungan kapnsltas (daya) pompa,
perlu dlperhatlkan laJu altran pompa, rekanan pompa,
ellsiensl pompa dan motor dan faktor keamanan (120"AI).
13) Unruk mencegah kelebihan tekanan nir yang tlngg! maka
perlu dilengkapl dengan karup penurun tekanan (pressure
reducing val...,.
2022, No.1309 -20-
www.peraturan.go.id
-- 20 of 290 --
Oambar skematlk proses produksl air ROdl ruang hemodlallsls
_ .. AO
AO
f1.. ~.-_-,
el Perhirungan kapaaltaa keburuhan alr RO di Runng
S,.riUsasl (CSSOI rnenyesuaikan dengan keburuhan
pelayanan, jurnlah dan kapasltas Alat SteriUsasl (AlIIocla"",.
31 Ruang OlaUals
Keburuhan ntr RO di ruang dlaU.ls sebanyak !.2oo llter/ paslen
untuk keburuhan tlndakan hemodlaltsa, proses perstapan
(flushing mesln] dan pro.. _ reuse. Slklus air RO dapat dtlthat
pada gambnr bagan dl bawah Inl.
seba<mlberikut:
PER]{IRAAN PEIUORAAN
NO JUMU.H RUANOAN KEBUTtIHAN K£BUTtIHAN AUT
OPERASI01 RS STERILISASI
WASHER iA!ITOCU\ VEl
I 1-3 I I
2- 4-0 2 2
A '1- U A 3
CatBlan:
a) rl Keburuhan alr khusus Inl menyesualkan jenls alar,
b] oalam I hart optimum penggunaan alat-alat tersebut dl
aras adalah 6 stklus proses, s<hlngga eatfrnasl keburuhan
air ROunruk alat stertltsasl dalam I hart adalah 2S Iller x 6
slkiu. = ISOUterper hart.
c) K.o.pasitas kebutuhan untuk peneuctan Insrrumen seeara
manual adalah sebagat berikut:
(II Rumah saldt kelas C dan 0 :t SOO Uter/harf.
(21 Rumah saldt kelas A dan B:t 1.0001Iter/harf.
dl Serogal bahan pertlmbangan dapat dllakukan perhltungon
KEBU1UHAN SOFT KEBtmJHAN AIR RO
NO NAMAALAT WATER PER SIKLUS PER SIKLUS PROSES
PROSES IUTERli'l tur£RI
I. Washer Dc:sinreclor :50·80 80 100
2. AlaISttrillsas.1 300 - SOO 17-2.5
IjAUlodavei
(enaml orang, maka saru kall dndakan operasl membutuhknn
alr ROsebanyak 2S hter x 6 = 150 UteroJlka dalam saru harf ada
6 [enam] kall operasl per Nangan, maka air RO yang
dlperslapkan [termasuk eadangan 10%1adalah (ISO Iuer x 61 x
110'.1>& 990 liter ~ 1000 liter.
2) Ruang s,.rillsasl (CSSOI
Contoh perhltungan keburuhan air RO dl Ruang SteriUsasl
(CSSO)adalah ..,bagal bertkut:
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 21 of 290 --
Oronbar Diagram Proses Pengelolaan Air Ltmbah Rumah Saklt
5. Proses Penynlumn Air Llmbah pada Bangunan
-_--
•
B. INSTALASIAIR LJMBAH
I. Sumber-sumber buangan air kotor bemsal dart:
B_ Sentb up.
b. Wasta/el.
c. Sloop sink.
d. Seruice sink.
e. Sink.
r. Shower.
g. Kemn.
h. StDp 001"".
I. Kloset.
J. Urlnolr, dan lam-lain.
2. kepeettas Air Umbah
Perkiman perhltungan minimal kapasltas ststem pengelolaan air
IImbah calr dl rumah sakit adalah !IOOliter xJumlah"IT.
3. Dlslrlbusl
Keandalan penyaluran terdlrl dart:
a, Pompa Sewage
Untuk menjamln keandalan penyaluran, maka dalarn hal
penyalumn dl area yang tldale memungkinlron terjndlnya allran
secnra gravilasl perlu dlpertlmbnngkan penggunnan pompa
sewage yang dilengkapl dengan pompa eadangen.
b. Plpa/Ja.rlngan Distribusl
Plpafjarlngan dlstrtbust penyaluran air kotor menggunakan
Dual!Paralel System, dilengkapl dengan bak kontrol
mempenlmbangkan sudut kemlrlngan sesual yang
dtpersyaratkan,
4. SUmber dan Karnkterlstlk Llmbah Calr
Bemua air buangan yang dlhasUkan dart semua keglnlan Rumah
Saklt dlsalurkan ke Instalasl Penllolahan Air Llmbah rrPALI.
"'-_.•l_-
Perhltungan knpasiras alr RO per hart dl ruang hemedlallsts
adalah: jurnlah alat dlalisls x I!IO liter x 2 shift.
4) Laborntorlum
Untuk kebutuhan air RO dl Iaboratortum dtsesualkan dengan
Jumlah dan Jenls alat
2022, No.1309 -22-
www.peraturan.go.id
-- 22 of 290 --
6. Penanganan PenyaJumn Air Umbah terkalt Orren Hospital
Kalegori air kotor berdasarkan konsep green hospital adalah sebagal
ber!kut:
a. Air ketoran (black watery: air flushing ynng lelah bercampur
dengan tlnJa dan/alau kotomn padat lalnnya.
b. Air bekas atau air koter (grey waler): air bekas kegtaian
peneuctan, wasrafel, rnandt, dan lain-lain dl luar poln a,
DaLam mngko penerapan konsep green hospila~ maka Jaringan
pemlpaan nlr kotor dUakukan pemlsahan berdasarkan kategort dl
atas, HasU pengelahan black waler dapat dlbuang langsung ke
salumn IPAl apablla telah rnemenuht syamt baku mutu, Hasll
pengall1han grey waler dapat dlJadikan bahan untuk penyedtaan air
sekunder ynng dapat dlmanfantkan untuk flushing toU~t dan
menytram tanaman.
7. Pertlmbangan dalam pemillhan teknologl IPAL
Dalrun melakukan pemUlhan teknoogl !PALyang akan dlterapkan dl
rumah sakil h~ndnknyn mempertlmbangkan ha-hal s~baga1berikut:
a, T~knologl IPAL sudah m~mUlk! reglst.. leknologl ",mah
IIngkungan ynng dikeluarkan oleh K~m~nterian Llngkungan
Hldup dan Kehutanan.
a, Dalam rnncangan lnstalast gedung sebalknyn dlslapkan
pernlsahaan antara pernlpaan grey water dan blru:k water.
b. Proses penynlumn air ketor dart toilet, laundry, perkantoran dan
ruang-ruang lain dl rumah saklt dlaltrkan menuju ke seplic tank
terlebth dahulu, selan)utnyn IImpasannyn dlsalurknn ke
tnstalast Pengolah Air Llmbah (IPAL). Dalrun hal Inl septic:
lank/bak kontrol yang dlmaksud berfungsl sebagal pretreatment
untuk pengendapan lumpur. Dengan dem!kian keluamn dart
septic lank tersebut berupa Umpasan IImbah calr yang langaung
dtsalurkan ke lnstalast Air Kotor untuk diolah lanjut dl stsrem
IPAL.
c. Proses penynlumn air kotor dart dapur dlaltrkan menuju ke bak
kontrol untuk pemisahnn kotomn padat. selanjutnya dlallrkan
menuju ke bale pemlsah lemak (grease trap) selanjutnya
llmpasannyn dlsalurkan ke Instalasl Pengolah Air Urnbah ([PALl.
d. Proses penynlumn air kotor dart laboratorium dlaltrkan ke alat
pengolahan nslka kimla untuk netrallsast, selanjutnya
IImpasannyn dlsalurkan ke Instnlasl Pengolah Air Urnbah (rPALI.
e. Hal-hal ynng perlu dlpertlmbnngkan dalarn penyalumn air koter:
11 Menladakan sistem btdang rernbesan untuk memperbalk!
kualltas tannh dan air tanah dillngkungan rurnah snklt.
21 M~nghlndarkan terjadlnya perternuan antara Jaringan plpa
rur berslh dan aJr kotor.
3) M~nghlndariserlngnya pengumsan tangkl septlk.
r. Pertlmhangan tetap dlgunakannyn tangki septlk adalah sebagaJ
berikut:
I) Padatan (tlnJal tertampung dalam tangk! sehlngga excess
sludge dalnm IPALberkurang.
2) Mengumngl beban [PAl,dan menghlndarkan tlmbulnyn bau
dart padatan solid ynng udak terdekomposlsl sempumn.
3) Sebagal tnngkl ekualtsast,
-I) Mengumngl diameter plpa penyalumn nlr IImbah.
5) Mengumngl kemungkinnn dogging dan memudahkan
penyalumn air limbah Ice !PAL(menladakan kebutuhan air
untuk me.nggelontorkan saluran].
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 23 of 290 --
l. Perencanaan
Pada umumnya dalam rancangnn slstem dralnase, allran air huJan
yang turun dlallrkan melalul saluran !e,bukn/pari! yang berada dl
setlap bongunnn mel.ewnti plnggi' selasar kemudlan masuk ke
dramase lIngkungnn. Dart saluran dralnase llngkungan selanjumya
dlallrkan ke dratnase kota.
nengan penataan Ruang Terbuka HIJau, makn ketersedtaan tanah
berumput sebogal ruang terbuka hlJau dl lIngkungnn rumah saldt
aknn menJadi leblh luns dan mampu membantu menyerap air hujan
dengan balk sehlnggn memperkectl gena.ngnn oJr hujan.
Konsep pengelolnan air hujan dalam hal Inl perlu dlpertlmbangkan
menggunBkan konsep eee-drnlnase dan kenservast alr sehlngga:
kedepannya rumah said! sudah slap menJadl green hospital yang
sudah menerapkan plinslp hemal nir melalul tmplementast konsep
rainwater harvesting dan zero run off.
2. Penangannn Air HUJan
Konsep eee-dmtnase atau dralnnse ramah lIngkungnn merupakan
upaya mengelola air kelebihan dengnn cara sebesar-besarnya
dtresapkan ke dalam tanah secara ruamlnh atau mengallrkan ke
sungal dengan tanpa melampaul knpasitas sungal sebelumnya.
Dalam dralnase ramah Ilngkungan, oJr keleblhan pada muslm hujan
harus dike lola sedemlldan sehlnggn tldak mengallr secepatnya ke
sungal. Namun dlusahakan meresap ke dalam tanah, guna
menlngkatkan knndungan air tanah untuk cadangan pada muslm
kemarau. Konsep Lnl sl{a!nya mutlak dl daerah berikllm tropls
dengnn perbedaan muslm huJan dan kemarau yang ekstrlm seperu dl
Indonesia.
Dalam konsep eee-dratnase Inl akan dlterapkan konsep pereneanaan
dengnn sustninabl" drainogt' retention system dengan pennmpungan
run of! drainage dalnm kawasan rumah saki! sebagal cadangan
Iistem pemadam kebakaran. keberslhan dan penylramnn lanskap
lena estetlka lanskap (mlkro-climale).
Prtnsip dasat' konservnsi air adalah m~ncegnhat(lU mernJnlmalkan air
ynng hUang .ebogal aliran permuknan dan menylmpannya
C. SISTEM DRAINASE AIR HUJAN DAN LINGKUNGAN
h. Melakukan studl tlpologi model teknologi IPAL ynng sudah
!e'Pasang dl rumah saki! lain yangsudah memlllld Izln
pembuangan lImbah catr (IPLC).
c. Memlnta dokumen hasll uJI laberatortum saru tahun terakhtr
terhadap IPALyang dl!lnJau tersebut dl atas.
d. Operator IPAL harus memlllld senlOkn! berdasarkan Pemturan
Men!eli Ungkungan HIdup dan Kehutanan Republlk Indonesia
Nomor P.:5/MENLHK/SETJEN/KUM.I/2/2018 tentang Standar
dan SertIDknsl Kompe!ensl Penanggung Jawab Opemslonal
Pengolahan Air Ltmbah dan Penanggung .Jewnb Pengendallan
Pencernarun Air.
e. !PAL harus memllild 2 flowmeter dtpasang dl inlet dan outlet
[PAL,fungslnya adalah:
I) F1Dwmcterdl inlet untuk mengetahul debit air Ilmboh yang
masuk ke IPAL dan untuk mendeteksl tlngknt keboeeran
pada saluran air berslh.
2) Flowmeter dl outle, unruk mengerahut debit air Umbah ynng
telah dlolah dl !PALdan untuk mendeteksl kebeceran pada
IPAL.
2022, No.1309 -24-
www.peraturan.go.id
-- 24 of 290 --
semakslmal mungkln ke dalam tubuh bumL Atas dasar prlnslp Inl
rnaka eurah hujan yang berleblhan pada muslm hujan ttdak
dlblarlmn mengaUr ke laul letapl dltampung dalarn suaru wadeb yang
memungklnkan alr kembaU meresap ke dalarn tanah (groundlootcr
recharge) melalul pemanfaatan air huJan dengan earn membuat
kolam pengumpul nlr hujan, sumur resapan dangkal, sumur resapan
dalam dan lubang resapan btopert. Pemanfaatan air hujan
dlpengaruhl oleh beberapa faktor antara lain cumh hujan, nUal
kelulusan batuan (konduktivltas hldroUk), luas turupan bangunan,
rnuka air tanah, dan laplsan akulfer.
Mengacu pada Peratumn Menter! Ungkungan Hldup RepubUk
Indonesia Nomor 12 Tahun 2009 len tang Pemanfaatan Air Hujan
dlsebutkan bahwn setlap pen"nggungjawab bangunan wajlb
melakukan pemanfaatan air hujan. Kewnjlban pemanfuntan air hujan
Inl dlkeeuaUkan pada Imrs" raw" dan/atau gambul. Menglngat
lokas! pusat pemertntahan Inl bukan termasuk krnerta ketiga tanah
tersebut maka drainnse ramah IIngkungan menJadl sebuah kowaJlban
untuk dllakukan.
Pemanfaalan air hujan yang dapat dlpakal dl loknsl pusat
pemerlntahan Inl rnelalul pembuaran:
a. Kolam/Danau Resapan
Konsep In! berrujuan untuk pengumngan debtt IImpasan dl
lolms! gedung dengan menyedlakan danau resapan dl lokast-
lolmsl yang memungklnkan, Keberadaan danau dlpergunnlmn
unruk menampung Umpasan air hujan yang rerjadt, 01 sam ping
ltu, danau-danau rersebut jugn bisa dlgunaknn sebagal koiam
lkan atau kolam pemanclngan.
b. Rainwater Horvescing
Air hujan yang berasal dart atap bangunan dltampung dan
disalurknn melalul roof droin, dlrnana selanjutnya air hujan
rersebut dlaUrkan melalul ststern Talang tegnk bangunan ke Bak
Kontrol (BKIyang rerletak dl stst bangunan. Untuk selanjutnya
air rersebut dtalirkan ke tnsralast Dralnase yang la,ngsung
menuju Tangkl Harvesting [sesual dengan yang sudah
disampalkan dl atas], Selanjutnya alr tersebut dlsarukan dan
dlolah dalam stsrem WTP kawasan. (menJadi Air Dnur
ul"ng! Recycling Rainwalcrj.
c. Bloporl
Bloporl adalah suaru upaya untuk menyerapkan air hujan
kednlam t"nah dengan pembuatan lubang-fubang berpert setiap
2m2.
Dlmensl bloporl lubang dengan diameter 10-30 em kedalaman
100 em atau tldnk meleblhl kedalnman permulman air tanah
(water tabl.,. Lubang bloporl Inl dUsl sampah ergantk. Lubang-
lubang pori-pori t"nah akan terbentuk .etelah terjadl
pembusulmn sampah daiam perlode ulang teMentu sebagal
aklb,u adanya blnatang .anah sepen! eadng yang memerlukan
sampah yang sudab membusuk.
d. Permeable Surface
Permeable surface adalah pembuatan Iantal dengan material/
paving telapl totap memungklnkan air huJan meresap ke daJam
pemlllhan dan desaln malerlal penutup yang menentukan
kemampuan niT hujan meresap ke dalam tannh. Berlkut Inl
oonloh permeable surface.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 25 of 290 --
D. SYSTEM PROTEKBl KEBAKARAN AKTlJ'
1. Perencanaan
SI.",m proteksl kebakaran aktlr, adalah salah satu faktor keandalan
bangunan godung terhadap bahaya kebakaran. Sislem proteksl
kebakaran aknf wajlb dladakan untuk bangunan rurnah saklt
dlmana sebaglan besar penghunlnya adalah paslen dalam kondlsl
lernah sehlngga tIdak dapat menyelamatkan dlrlnya dart bahaya
kebakarnn,
2. Sl..rem Alarm dan Deteksl Kebakamn
n. LokasJ penempatan lnstalast stsrem deteksl dan alarm
kebakaran dl rumah sa.ldt, d1tentukan sepenl dlrunjukkan pada
label dl bawah Inl:
e. Pemanfaatan AIr Hujan
Air hujan cumhan dart Innglt dapat dlmanfaatkan untuk
persedlaan air primer dan air sekunder dalam bangun"n. Air
primer yang dlmaksud adalah air bersth dengan kualitas yang
sama dengan air POAMuntuk memenuhl konsumsl air berslh.
Air sekunder yang dlmaksud adalah air yang dlperlukan untuk
flushing toller, simm-simm taman maupun untuk cue!
kendaraan (bUa proses pengolahannya sudah hamplr mendekau
air berslh nnmun tldak unruk dlmlnum).
Mengacu pada Pemturon Menterl Negaro Lingkungan Hldup
Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pernanfaatan
Air Hujan dlsebutkan bahwn setlap penanggungjawab bangunan
wajlb melakuknn pemanfaatan air hujan. Kewajlban
pemanfaatan air hujan In! dfkecuallkan pada kawasan karst,
rawa dan/alClu gambut..
Oarl slsl cara pemanfaatannya air huJon dlbednkan dalam dua
hal berlkut:
I) Rainwater, yaitu nlr hujan yang dlkumpulkan dart arap.
2) Stonnwoter, yaltu air huJan yang dlkumpulkan dart tanah.
Oalam konsep minwater hatV<!sringair hujan yang dlkumpulkan
dart arap dapat dlslrnpan dan dtmanfaatkan secara langsung
untuk menopang kebutuhan air berslh lair primer). Sedanglmn
air hujan yang dlkumpulkan dart tanah akan dlsalurkan melalul
dralnase tapak kemudlan dlalirkan ke kolam penampung
1N!'enrion pond) dan IImpasannya akan dlsalurkan ke dralnase
kota.
Air huJan Istonnwatcr) yang sudah terkumpul dalam kolnm
penampung Inl merupakan bahan baku dalarn proses deur
ulang Irecycli1t9l untuk dlmanfaatkan dalarn kebutuhan flushing
IOUetdan alram-slram taman lair sekunder].
2022, No.1309 -26-
www.peraturan.go.id
-- 26 of 290 --
DETEKTOR
Dctdnor
Funpi Ruan& Iktclct.a< LaJU Iktektor Ortrktor
Panas IcaullIcan Aaap Ialn
IC'tIlPCTalur
P£RAWATAN BEDAH DAN xarns
RUANO OPERASI:
Knrnar Operasi Tidak T1dak Va ndak
Ruan& ~nunj4ng Tidak Tidak Va ndak
Ruang ~Irlahirkan Tidak Tidnk Va Tidak
Delivery Stlut" Tidak Tklak Va Tldak
Lobou,. SUitt! TWlnk Tldak Va Tldak
Ruang Pemuliban Tidak Tidak Va Tldak
Ruang Bayi Tidak Tidak V. Tidak
Ruang Trnumad Tidak Tidsk Va ndak
Guctnn& Anratral Tidak Tklak Va Tldak
PERAWATAN
Rwtng Al.~n TWlnk Tldak Va Tidak
Ruang Toilet Tidak Tldak Tldak ndak
~raWBlAn Inte-nalf Tidak Tidak V. Tidak
.solasl Prolc-ktir Tidak Tklak Va Tidak
bolasi Infc=kalus ndak Tidal< Va Tldak
"olasi Ruang ndak Tidal< Tidal< Tldak
Amara
Ka1."\/~Ic-lahirkanl Tidak Tidak Va Tldak
Pc:mulihanl
Tabel Penempatan Detektor Kebakamn pada Runngan dl dalnm
Rumah Saldt
b. Lokasl penempatan detektor kebakamn pada ruangan dl dalam
rumah saldl ditunjukkan pada tabel dl bawah I.nl:
Ket«nnpn: T.A.B. - TidoJc: Ada Bataaan Luna
JUhlLAH JVMLAH LUAS SISTf.:M AL\RM DAN
NO MINIMUM/lANTAJ DETEKSI
lANTAl 1M;' KEBAKARAN
I I T.A.B. Manual
2 2-4 T.A.B. Otomatlk
3 >4 T.A.B. Otomatlk
Tabel Penyedlaan Sistem Deteksl dan Alarm Menurul Funll"l.
Jumlah. dan Luas Lantal Bangunan Rumah saku.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 27 of 290 --
DETEKTOR
Ikteklor
Fun.. , Ruan& Oc1cktor LaJu DetdCIor Detrktor
......... lcenall<an AMp lain
letnDer.tur
Postpanum (LDRP)
Koridor PasLenr Va Tktak Tl:dak T1dak
P£NUNJANO
RRdiologi; Tidak: Tldak Va T1dak
Cath Lab T1dak Tidal< Va Tidak
X·Ro.u (dJagnostik T1dak Tidal< Va Tidak
dan dndakanJ
RuangGelnp Va Tidal< Va Tidak
uboralorium. Tidak Tklak Va Tidak
Umum
Laboratorium, Tidak: Tldak Va T1dak
Baetcriolop
uboratorium. Tfdak TIdal< Va T1dak
Bi«ltemisuy
Labonuorium. T1dak Tldak Va Tidak
CUtoJogy
Laboratorium. Tida1c: Tldak Tidak Tidak
PenalCLan arias
uboralorium. Tidak Tklak Va Tidak
Histology
Laboratorium. Tidak Tidak V. Tidak
~n&ObaU).nNuktir
LAbonnorium, Tfdak TIdal< Va T1dak
Patholosi
Laboratorium, T1dak Tldak Va Tidak
Scrolol!l.
Laboratorium, T1dak Tidal< Va Tidak
SteriUsasi
Labonuorium. Tidak Tklak Va Tidak
Trans(o- ~tedi4.
AUIOp.l Tidak Tklak Tidak Tidak
Ruan,&Tunau -
1\Jbuh ndak Va Tidak Tidak Tidak
Oidlngtnkan
Fnrmasi Va Tidak Tidak Tidak
2022, No.1309 -28-
www.peraturan.go.id
-- 28 of 290 --
DETEKTOR
Ikteklor
Fun.. 1 Ruan& Oc1cktor LaJu DetdCIor Detrktor
......... lcenall<an AMp lain
Irtn_pt1'.tw-
ADMINISTRASI
PrndAfiaran dan Ya Tidal< Tidal< Tidak
RuangTungu
DIAONOSA DAN TlNDAICAN
--"'""'P!I.Sputum CoIlt!('lion. Tidak Tidak Y. Tlclak
dan Admfnistrasi
Penmmidins
Ruang Ya Tidal< Tidal< Tidak hmrrikSQAn
Ruan.& "'=ngobotan Ya Tidal< Tidal< Tidak
Ruang nndakan Ya Tldak Tidek Tidak
Therapl Fisfk dan Ya Tldak Tidek Tidak
Thaapl Hidro
Ruan.g kotar I dirty Tidak Tklak Tidak Tidak
u1ilit51
Ruan& ~rsihl Y. Tldak Tldak nclak
Trmpal Ikn.ih
sn;;RILISASI DAN SUPU\I
Ruang ~ralalon Y. Tidak Tidek Tlclak
Steritisasi.
Ruang Ke)tor dan Tfdak TIdal< Tl:dak nclak
OekontamlnasL
Tempot Ikraih dan Y. Tldak Tidllk Tidak
Oudnna Sidil.
Guda.n& Prralntan Y. Tldak Tidllk Tidak
PELAYANAN
Pupt Peraiapan Tid.a1c: Tidak Tidak Tldak
Makanan
Tempst Cud Tid.a1c: Tidak Tidak Tldak
Qudan& Dietary Y. Tidak Tidak Tldak
Harlan
Laundri, Umum Tid.a1c: Tidak Tidak Tldak
SQrur Linen KOlor Tid.a1c: Tidak Tidak Tldak
dan Qudnng
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 29 of 290 --
Kelas B
Mellputi benda mudah terbakar blasa: antara lain
kayu, kertas, dan katn. Perkemba.ngan nwel dan
perturnbuhan kebakaran blasanya lambat, dan
karenn benda padat, ngIlk leblh mudah dalarn
penanggulangnnnyn. Menlnggnlkan debu setelah
terbakar habts.
Mellputl catran dan gns mudah menyala dan
.erbakar antara lain benstn, mtnyak, dan LPO.Jenls
Keternngan:
xetas A
NO RUANOAN JENIS KELAS
t Komar Opcnui (OR, 'Vater AIL"tt A.B,e
2 FasUitu ~1RJdan K$mar 'Vater Alist A, B,C
Pallen
Darn Prot::rs.siltg Centers,
3 TetecommunicaaoltS Records ~Var.erAftst, A, B,C StDTOfJtl!. Coll~n and &!rvrr eteu Hnlotron I
Roo"",
4 IIlU?n!fiJ.le Cnre UnIts (leU) lVoter J\llsr A. a,e
:I H.lir>oml HeUoo.u Ff'FP Ikroda A.B.C
6 Daw.r Bel4rjJ(omcrsial Klmla Baaah K
7 Ruanaan Oiel.cl Genereter CO2 B.C
8 Ruanpn L8ln KfmlD. Krring A.B,C
Sc.t1xuQ.lna
3. Ala. Pernadam Api Ringnn
K~.enturu1penempntnn Ala. Pemadam Apl Rlngan (APAR).
a. Jarnk tempuh penempntan alat pemadarn apl rlngan dart setlap
.empa. atau urfk dalam bangunnn rumah said. harus tldak lebih
dar! 25 (dun puluh lima) meter,
b. Serlap ruangnn terturup dalarn bangunan rumah sakll dengan
luas rldak leblh dar! 2.50 m', harus dUengknpl dengan sekurang-
kurnngnyn sebuah alat pernadarn apl rlngnn berukuran mlnlmal
2 kg sesuat k1aslfikasllsl runngnn.
c. Setlap luas ternpat pnrkir ynng luasnya tldak meleblltl 270 m'
harus dlternpatkan minimal dua buah alat pernadam apl rlngnn
klmln berukuron minimal 2 kg, yang dtternpatkan antara tempat
parktr kendarnan dan gedung, pada tempat ynng mudah dlliltat
dan dteapat,
d. Jenl5 APAR unruk ruangan dl rumah sakit adalah sebagai
berlkut:
DETEKTOR
Ikteklor
Fun.. 1 Ruan& Oc1cktor LaJu DetdCIor Detrktor
......... lcenall<an AMp lain
letnDer.tur
OudangUMn Va Tklak Tidak T1dak
Bc=rsih
Ltnen Ya Tldak Tldak ndak
Runn& Bedpan Ya Tldak Tldak ndak
jSpoolhoo""
Kamar !l.tandi Tidak: Tldak Tldak ndak
KI~t ..kr.niro, ndak Tidal< Tidal< Tidak
2022, No.1309 -30-
www.peraturan.go.id
-- 30 of 290 --
__ ft_
....._---
_...-
kebakaran tnt btasanya herkembang dan berrumbuh
dengan sanga. eepat.
Kelas C Mellputl peralatan listrtk yang hidup: anrara lain
motor Ilstlk, peralatan IIstnk, dan panel Ilstrlk.
Benda yang terbakar mungldn masuk dalam kelas
kebakaran lalnnya. Bila daya IIstrtk dtpurus,
kebakarnn bukan lagl sebagat kelas C. ndak pentlng
peralatan IIstrtk dlhldupkan atau dtmaukan. tetap
peralatan tersebut mnsuk dalam Kelns C.
Kelas K Mellputl mlnyak unruk memasak, Inl adalah kela•
terbaru dart kelas-kelas kebakamn.
e. Ke.enlUan leblh lanjut mengenal APAR mengacu pada SNI
180:2021 AlaI Pernadam Api Portable IAPAP)atau edlsl terbaru.
4. Hldran Halaman
a, nap baglan dar! jalur akses mobil pemadam dl lahan bangunan
harus dalam [arak bebas hambatan !lO m dar! hldrnn kota,
b. Blla hldrnn kota yang memenubl _yam, tldak tersedla, mllka
harus dlsedlakan hidran halarnan yang dlsambungkan dengnn
jar!ngan plpa hldmn kcta.
e. Oalam struaat dlmana dlperlukan leblh dar! satu hldran
halaman, maka htdran-hldrnn tersebut horus dtletakkan
sepanjang jalur akses mobil pemadam sedemlldan rupa hlngga
tlap baglan dart jalur tersebut berada dalam jarak radius so m
dar! hldran.
d. Pasokan aIr untuk hldmn halaman harus sekurang-kurangnya
500 OPM pada tekanan 3,5 bar, serta mampu mengallrkan air
minimal selama 45 menn.
5. Sistem Sprinkler Kebakaran Otomatlk
Sistem sprinkler dlpasang sesual klaslflkasl hunlan bahaya
kebakarannya [bahaya kebakamn rlngan. aedang dan bemt)
a. Sls.em Instalas! dalam hal In! mellputl pernbatasan area
proteksl, kepadatan [densltas] pancaran dan daerah kerja
makstmum, ukumn lubnng kepala sprinkler, allran air, dan
tekanan air pada kepala sprinkler. penempntan, dan letak kepala
sprlnkler, jents kepala sprinkler. dan KalUp Kendall Alarm.
b. Sis.em sprinkle,o.omatlk harus dlpasang dl seluruh bangunan,
kecuall ruangan·ruangan yang dlanggap tldak dllnglnkan karenn
.Ir". dar! rungsl ruangan, dlnntaranya:
I) Ruang genemtor dan transrormator yang dlplsahkan dar!
bangunan dengan dlndlng. lantal, dan langlt·langlt/atap
yang memJllkJnllw ketahanan apl 2 IduaJjam.
2) 01 ruang atau area yang konstrukslnya t1dak mudah
terbakar dengan lsi sepenuhnya bahan tldak mudah
terbakar.
3) Untuk ruangan·ruangan yang .klak memungklnkan paslen
dlplndahkan [ruangan eperast, ruangan ICU, ruangan
rndlologi, dan laln-laln], sprinkle, boleh tldak dlpasang
asalkan dlndlng, lantal, langl.-langl', dan bukaan
mempunyal tlngkat ketahanan apl minimal 2 Idua)jam.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 31 of 290 --
E. SISTEM PROTEKSI KEBAKARANPASI"
1. Perencanaan
a. Penerapan slstem proteksl pasl( pada bangunan rumah saktt
dldnsarkan pada (ungsl/klaslfikasl rlsiko kebakaran, geometrl
ruang, bahan bangunan lerpasang, dan/atau jumlah dan
kondlsI penghunl dalam bangunan rumah saki!'
b, Sistem proteksl pasl( harus memenuhl:
6. Sistem Pompa Kebakaran Terpasang Tetap
a. Apablln ndak terdapat pasokan air kebakaran dart Jartngan kotn
sesual tekanan dan debit alr yang dlbutuhkan maka
Instalnslpompa kebakaran harus dlsedlakan dl bangunan rumah
sakn.
b. Pompa kebakaran harus terdlrl dar! pompa kebakarnn utarna
dan pompa kebakaran slaga. Salah satu dart ke dun pompa
kebakaran tersebut harus berpenggerak mestn dtesel.
c. Untuk bangunnn dengan ketJngglnn tertentu, kedua pompn
kebakaran dapat menggunakan pompo dengan penggerak IIstrik
dart sumber yang berbeda [saru PLNdan yang kedua emergenctJ
diese~.
d. Semua hlsapan pompa harus hlsapan posIU(.
e. Inspeksl/pemerlksaan, penguJlan, dan pemellhaman berkala
harus dUakukan seaunl kerenruan.
t. In.talnsl pompa kebakamn meliputl: tangkl nlr, Instalasl pipa
Isap, pompa kebakaran, pompa jockey, penggerak pompa
kebakaran, pompa jockey, dan Instalasl plpa rekan,
7. Sistem Ventllnsldan Pengendallan Asap
Sistem pengendallan asap kebakaran termasuk:
a. Presurtsasl fan pada senap tllngga kebakaran yang terlindung.
b. 01 se..lap bangunan di mana tlnggi yang dlhunl melebihl 24 m,
seUap tangga kebakarnn Internal harus dlpresurlsasl sesunl
dengnn peraruran perundang·undangan. Serta dl setlap
bangunan yang mempunyal leblh dart 4 [empat] lapis besmen,
tangga kebakaran dl setlap lantal besmen harus dlpresurlsnsl
eesuut dengan peraruran perundang-undangan.
c. Sistem pembuangan asap mekanlk yang dirancang secara teknlk
(engin..,,,,d smoke system, pada bangunan atau baglan
bangunan yang dlpersyaratkan dUengkapl dengan ststem
tersebut, mlsalnya pada atrium.
d. Sistem pembuangan asap dapur rumah saldt.
Oambar Sistem Penyedlaan Air Kebakamn
2022, No.1309 -32-
www.peraturan.go.id
-- 32 of 290 --
2)
3)
4)
S)
memenuhl
"9f'OU~.
r"'_' ' ......----"11 Ir-""-"_'f ,
l:-.'w~-.-~. ,......c
Perllndu ~J~""'...t.""'''''h
dalam penghnl g apl
~~~~~batasl sebarnn apt d men
da m'tt~slsllalnnyn dari-:pE:en';:g:;';::r.!!~~:r;
Bangunan dan f1lUrProteksl Kebakarnn
a. Desaln dan pemellharaan untuk mlnlmasl efek kebakaran
[panas, asap, dan gas-gas), dtantaranya;
I) Ketlngglan dan upe konstruksl
ketenruanj' pedornan.
Balk bangunan baru maupun lama memasang sprinkler.
Dindlng tahan apl 2 Jam dlpasang dart lamal ke lantal.
Bukaan pada dlndlng tahan apl 2 Jam harus dari I,S Jam.
Persyaratan ptnru tahan apt mencakup penguncl, penurup
oremans, eelah bawah ptntu, dan potongan plnru < 'II. Inch.
2.
4) Kompartemenlsasl kebakamn
3) TIpekonstruksl tahan apl
flCA~ljiWft
"'OtA .. ..., >'4 ......
TI<A_ljom
TKA p.n .... 1 jjfW'n ----'
I) Persyarntan klnerja
Ungkungan flstk bnngunan rumah sakll dtrancang dan
dlkelola memenuhl persyarntan keselamatan Jlwa.
2) nngkat kerahanan apt dan stabllitas
T"'W" monghuburcjI<on
lMtel a.IItI.U mdat..lllant.
o.ga
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 33 of 290 --
-.:-'
............ ......~:' ~!
-_"' ._---
,..,
-~ #-
..:tI
-
. _.
--..
6) Plntu-pintu dengan ketahanan apl >;. jam ttdak memerlukan
pelapls, dekorasl, dan benda-bendn lain dl permukaonnya
keeuall randa-tanda lnfcrmast.
7) Du".menembus dlndlng dengan daya tahan apl 2jam harus
dHindungi dengan damper npt 1,:$jam.
b. Mempertahankan kelerpadunn sarnna jalan ke luar,
dtantaranya:
I) Plntu-plntu dl sarnna jalan ke luar yang menuju ke arah
luar harus dalam keadaan tldak terkunet.
2) Plntu-plntu dl sarana jalan ke lunr pada bangunan rumah
sakil yang penghunlnya :10 (lima puluh) orang atau leblh
harus membuka atau mengayun ke luar.
3) Dlndlng-dlndlng yang membarasl eksn-eksu hertsontal
harus memiliki ketahanan apl 2 Jam atau leblh dan berdtrt
verttkal dart pelat lanta! ter-rendah hlngga ke pelat atap dan
memanjang kontlnyu dan dlndlng luar ke dlndlng luar,
'I) Plntu-pintu dl bangunan baru yang merupakan bagtan dan
eksu horizontal harus mernpunyat kaea pan dang dan
dlpasnng tanpa menggunakan liang peres.
:I) Tangga dan ram yang melcyant sarana jalan ke luar harus
memllikl pagangan tanggn dan penumpu (guard) pada
sekurnng-kumngnya sam siJIlnya.
6) Eksil pelepasan harus konllnyu dan berakhlr pada jalan
umum atau ekslt pelepasan dt halrunan luar godung.
7) Plntu-plntu ke ruang boiler baru, ru.,ng-n"'ng pemanas
baru dan ruang-runng mekanlknl baru dl sarana jalan ke
luar t1dak dlblarkan terbuka Iewat alai pelepas otomatis.
8) Jalur ekslt, aksu ekstt, dan eksit pelepasan harus bebas
dan benda -benda penghalang.
9) Plntu-pintu ak.. s ekslt dan plnru-pintu ekstt harus bebas
dan kaca, ganrungnn, atau tenunan yang bisa mengha!a.ngi
arnh ekstt.
10) Ruang;:m-n.angan lidur paslen berukuran lebth besar dan
100m' hnrus dllengkapl sedikltnya 2 (dua) pintu akses
ekslt yang lokaslnya berjnuhan satu sama lain,
II) Ruanga.n-nu.ngan berukumn > 230 m' yang tldak
dlgunaknn sebag;li ruang pernwatan paslen harus memlliki
sedlkitnya 2 (dun) pintu akses ekstt yang lokaslnya
berjauhan.
12) Ruanga,n-nlnngan besar unruk ruang pemwatan dlbarasl
sampat '100 m' dan ruang-ruang besar unruk keperlunn
lain dlbatast sampal930 m'.
13) Dnlam bangsal ternpat tldur paslen, Jarak tempuh ke plntu
akses ekslr, dart setlap titik alarn ruangan tersebut adalah
30 meter atau kurang.
14) Runng;:mttdur paslen membuka langsung ke kondor ekslt.
1:1) Pnda ruangan besar /bangsal yonK .Idak dlgunaknn untuk
pera"'''tan dan memfllki I (satu) ruangan anlAra, J",ak
tempun ke plntu akses ekslt dati s•• lap tlllk ell bangsnJ
tersebul adalan 30 m atau kurang. dan blla dalam bangsal
tersebul t.rdapal 2 (du.,) runngan anlara, maka jarak
.empuh rnakslmal 1:1m.
16) Pintu-pinru menu]u ke Tuang-ruang perawatnn paslen lldak
dlkunci.
2022, No.1309 -34-
www.peraturan.go.id
-- 34 of 290 --
c. Perlindungnn penghunt terhadap bahaya akibat api dan asap,
diantaranya:
I) Konstruksl buknan-buknan vertlkal.
2) Konstruksl dlndingjplntu tnhan apl pada area berbnhayn
(boiler, ruangan penylmpanan bahnn calran dan gas mudah
terbakar, dan Lnboratorlum).
3) Toko malnan yang memnJang bahan mudah terbakar,
4) Persynmtan bahnn pelapls dtndtng Interior.
5) Persynmtan parllsl kertdor dan plnru-pinru korldor.
0) Persyarntan dlndlng pembatas dan kompanemen asap.
7) Persynralnn damper apl! asap lewnl ruang pia/on.
8) Persynrntnn ,an£gn ekslt yang menghubungkan 2 [dua]
lantal,
9) Bangunan rumab saldt harus memenuhl persyaratan
pmteksl terhadap nsap.
d. Memasang dan memellhara slstem alarm kebakamn.
dlantaranyn:
I) Tmnsmlsl slnynl cremarts ke slstem alarm, terkoneksl
dengan kantor pemadam kebakaran, pusat layanan
komunJkasl utama, dan stsrem komunikasl jarnk jauh.
2) Panel mama kontrol n1nrm terletak dl Ungkungan/ area yang
terltndung (dlndlng dengan ketahanan apl I (sam) Jam,
plntu kebakarnn 'I. jam) dan selalu dlawasl/ dljaga dalam
ruangan dUengkapl detektor asap.
3) Panel pengumuman jarnk jauh berlokasl ynng dtserujul
Dlnas Pemndnm Kebakarnn seternpar.
4) Bangunan rumnh saldt harus memenuhl persyaratan
detekst dan alarm terkalt dengan keselamatan jlwn aesual
ketenruanj pedornan.
e. Men}-..dLnkandan memellhara alslem pemadam kebakaran,
dlantarnnya:
I) S.istem alarm terkoneksl dengan slstem sprinkler otomatls.
2) Plpa-plpa sprinkler dalarn kondlsl balk dan udak dlgunakan
untuk mnksud lalnnya (dekornsl, gantungan, dan reklame],
3) Kepala sprinkler dalarn kendlst bnlk, tldak korost, ttdak
dleat, dan laln-Inln.
-I) Teljaga jarnk bebas 45 ern dl bawah kepaln sprinkler.
5) Jarak ke alat pemadarn terdekat mnkslmum 23 em (75 n).
0) APAR kelas K dlpasang pada Jarak 9 m dar! alat dapur ynng
mengeluarkan eatran bermlnyak (penggorengan dan laln-
lain).
7) Bangunan rumah saldt harus memenuhl persyararan
pemadam apt otomatls usual persyamtnn keselamatan
Jlwa.
r. Proteksllndivfdual terhadap bahaya api/asap meialul slstem dan
lnstalas).
g. Flrur operasl yang memenuht syarat pencegahan kebakaran dan
asnp.
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 35 of 290 --
1'. SISTEM TRANSPORTASI DALAM GEDUNG
Slslem trnnsponasl vertikal dl dalam bangunan gedung rurnah saklt
terdlri dati IIf (elevatolj. Irulgga. ram dan pneumatic rube.
l. ur
a, L1fdl rumah sakll terdlrt alas:
II Lif paslen (hospital bed eleuatorj.
2) Llf pengunjung (passenger el"vatorj.
3) ur servis (dumbwriterj.
b. .Jurnlah, knpasftas, ukumn, dan konstroksl IIf harus
berdasarkan (ungsl dan luae bangunan rumah saklt, jumlnh
pengguna ruang, dan keselamatan pengguna bangunan rumah
sakn.
c. Apablla II( pengunJung dlgunakan sebngal IIf paslen, ukuran IIf
pengunjung harus sama dengnn IIf paslen.
d. Serlap bangunan rumah saklt yang menggunnknn IIf harus
menyedlaknn IIf khusus kebakaron yang dlmulal dart Iantat
dasar bangunan !ground floorj.
e. Apabtln rumah sakll ndak memlllkl IIf khusus kebakaran, make
IIr paslen, IIf pengunjung, atau liE servts dapat dlatur
pengoperoslannya sehlngga dalam keadaan darurat dapat
dlgunakan khusus oleh perugas kebakaran.
f. Ell!OO10r bank dloperastkan seeam down collective group
supervisory "mtroi system. dlmana pada jam stbuk ""ntroller Inl
akan dlgunakan seeam bersama.
g. Krlterla perencanaan IIf ndalah sebaga! bertkut :
I I Handling ropaciry :I menu, sebesar 11-12% jumtah
populasl.
2) Kapasltas rata-rata (Rated Capacity):
a) Bed Lif = Min. 1.000 kg.
bl Pruosenger Lif a 1.000 kgl 22 orang, 750 kgf 15 orang.
3. ""rsyaratan teknls slstem pretekst kebakarnn pas If dllaksanakan
sesuat dengan ketenruan pernruran perundcng-undangan
Tat...1 lamle ""lah dl baj!lan bawnh plntu
Pinna .,-un PinN",'"
Pmtu ayun dcn_ akordlon
d<npn
""raJa- Pinlu I~cr Pintu seaer honmntlll
p<raIalan hor&onlal vcrtilalI khUlu.
U,.ian banJPln&n pteru etau pintu
k~ba1ca.ran 61"11
Inri mm Inri mm In<i mm ind mm Ind mm
Pintu bqjan
bawah dan !rusen
bdak mudah
" 9.~
" 9.~ .... 9.~ ... 9.~ K 9.~
,r1ba.Jcar yane
dlnaikkan.
Lanlai dimana
" 10.1 '. t9.1 , 19.1 \I 19.1
tidak ada k\1.kn. .
(.anusj ubln yang .. 1~.9
keres
Prlapis lantai
'" 12.7 I!o 1'2.7 '.' 12.7 I!o 12.7
2022, No.1309 -36-
www.peraturan.go.id
-- 36 of 290 --
2. Tangga
a. Penernpatan tangga harus mempethaUkan Jam korldor dan
kompanemen antar runng.
b. Jlka dtsedlakan leblh dart I [saru] tangga umum, maka Jam
antar tangga dlpetbltungkan ... ual dengan jumlah pengguna
bnngunan gedung dan pengunjung bangunan gedung paling
Jauh 40 m.
e. Harus memlllkl dlmensl pgakan dan tanjakan yang berukuran
seragam ,Inggl maslng-maslng plJakanftanjakan (op!ride/rise.,
adalah 15 - 18 em.
d. Lebar anak tangga (amride/rread) paling sedlklt 30 em.
e. Anak tangga menggunnkan material yang tJdak IIdn dan pada
bnglan 'eplny" dlberl material anti Slip (step nosing).
t. Kemlrlngan tangg" umum tldak boleh melebthl sudut 3:10.
g. Tangga dilengkapl dengan pegangan rarnbat (handrai~ yang
menerus dan pagar langg" untuk keselarnamn dan pada tlap
bagtan ujung (puncnk dan baglan bawnh) pegangan rnmbat
tIIlebihkan paling sedlklt 30 em.
5) Persynrntan minimal keamanan [beban leblh, menu saar
ada gangguan IIstrik rnakn lit berhenn dl lantai terdekat,
safety default noneej.
a) Kelengkapan pengamanan Uf.
b) Apabtla dlmncnng dengan menggunakan ruang rnestn
agar dlpertlmbangkan dllengkapl dengan alar
pengkondlslan udara.
c) Disediakan penggantung (hook) pada balok anak yang
dltarnbahkan pada pia, atop.
d) Perancangan ruang mesln harus memenuhl kaldah
arsnekrural dan sesual ketenruan.
h. Krlteria perencanaan dumbwrirer adalah sebagal bertkut:
I) Kapasl,,,s rata-rata (Rated Capacity) : ± 200 kg.
2) Kecepa'tUl rata-rata (Rated Spud) : ± 20 mpm.
3) Ukurnn:
a) Kereta (Cal) ±900 x 1.000 x 1.200 (mm).
b) Snf(hoistway) !. 1.275 x 1.2:10(mm).
c) Plntu '" 900" 1.000 (mm).
d) Kedalamnn pit min. 700 [mm], Overhead min. 2.150
(mm).
e) Ke,lnggllU1ruang mestn ;:;2.200 (mm).
I. Persyaratan teknis alstem rransportast dalam gedung
dtlaksanakan sesua! dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
• OlD
- ,101) -
4)
_.- --
Keeepa'tUl rata-rata (Rated Speed):
a) Bed Lif~ 30 mpm atau 60 mpm.
b) Pruosanger til~Min. 90 mpm.
Ukumn:
a) Kere,o (ea" min. 1.500 x 2.300 (mm). ...,
b) Sa! (hoistwa!l) min. 2.300 x 2.850 (mm).
c) Plntu 1.200 x 2.100 (mm).
d) Kedalamnn pit min. 1.500 (mm).
Owrhead mln. 4.400 (mm).
e) KetinggllU1runng mesln;:; 2.200 (mm).
3)
2022, No.1309
www.peraturan.go.id
-- 37 of 290 --
3. Ram
a. Ram untuk Pengguna Bangonan Gedung dan Pengonjung
Bangonan Gedung dI daJam Bangonan Gedung paling besar
harus memlllkl kelandalan 60, atau perbandtngan antara tlnggl
----.....
I::::
r'~... ~
"::I
.. ..
• •• 1-
Gamber Pb,onpn H.orl.ornal
T~ yan. Di~komc:ndftlikan
Gambar Patonp.n VenIka.l TancP
yare Di~lcomrndaslkan
h. Pegangan rambat (handmil) hams memenuh! standar ergonomls
yang arnan, nyaman untuk dlgenggnm, dan bebas dar!
permukaan tnjarn dan kasar.
I. Tangga yang berhtmpttan dengan dlndlng harus dllengkapl
dengan 2 lapis pegangan rnmbat (handrai~ dengan ketlngglan 6:1
em • 80 em yang menerus paling sed!kit pada I slsl dindlng.
J. Jarak bebas nntarn dlndlng dengan pegangan rambat pada
tnnggn yang berhlmpltan dengan dlndlng paling besar 8 em.
k, Lebar tnngga minimal l20 em untuk membawa usungan dalarn
keadaan darumt, untuk mengevnkuasl pas len dalam kasus
teljndlnyn kebakaran atau situasl darumt lainnya.
I. Tangga dengan lebar lebilt dar! 220 em harus dflengkapl dengan
pegangan mmbat tambahan dl bagtan tengah tanggn.
m. Tangga pada bangunan gedung yang Juga digunakan eleh
penyandnng dtsabllttas netra harus dllengkapl dengan pennnda
huruf bmille pada slsl aras pegangan rnmbat yang dlletakkan
paling sedlklt pada kedua uJung pegangnn mmbat unruk
menunJukkan poslsl dan nmh mnggn.
n. Pada setlap kellngginn rertentu tanggn hams dllengkapl dengan
bordes (landing) .. bagal tempat bertsurahar.
o. Jumlah anak Inngga sampal dengan bordes (landing) paling
banyak 12 nnak mngga.
p. Setlap slsl tangga yang ndak dibatasl oleh dlndlng hnrus dfbert
pagar tnngga (baluster).
q. Pagar tnnggn (balu.terl yang terdlrt dart klsl·k1sl harus dlbuat
eukup rnpat untuk mengltlndnrt rtstke kecelakaan terutama
pada anak-anak,
r. Tanggn pertu dlbertkan pencahnynnn/lIumlnnsl arUflslnl ynng
memadal unruk keselamatan dan kenyamnnan pengguna dan
pengonJung bangonan gedung, terutama pada fanggn yang
dtpergunaken sebagal area slrkulnsl publik dengan tlngknt
pencahayaanj ilumlnasl paling sedlklt I00 IlL~.
s. Tangga perlu dllengkapl dengan pencnhaynnn/lluminnsl darurat
anllblai dengan tlngkal pencnhnynnn/Uuminnsl 0,2 lux arau
menggunakan laplsan photoluminescent untuk menandal jalur
evakuast.
t. TIdak terdapat tanjakan ynng berlubang yang dapat
membahayakan pengguna tangga.
u. Untuk langgn yang terletak di luar bangunan, harus dlmncang
sehlngga tldak ada air hujan yang menggenang pada lantalnya.
2022, No.1309 -38-
www.peraturan.go.id
-- 38 of 290 --
G. SISTEM IHSTALASJ GAS MEDIK
I. ,Jenls Gas Medlkdl Rumnh Saklt
Gas medlk dan vakum medlk dl rumnh saki, mellputl:
o. Okslgen (OJ).
b. Dlnltrogen ok.lda/nltrous oxide (N,OI.
c. Karbon dloksida (COlI.
d. Udara tekan medlk (MedlcnlAIr/MA).
e. Udara rekan ala. (CA).
r. Vakum medlk (VAC).
dan kemlnng;>n I:10 sedangkan ram dl luar bangunan gedung
hnrus paling besar memlllki kelandatan .5° atau perbandtngan
antara tlnggldan kemlrtngan 1:12.
b. Lebar erek!lrram rumah sakI! tldak boleh kurang dan 180 ern,
c. Tepl peng;>mnn (leanstin/low curbl paUng rendnh memllild
ketlngglan 10 em yang berfungsl sebagat pemnndu arah bagl
penyandnng dtsabtlltas netra dan penahan roda kursl roda agar
tldak rerperosok keluar ram.
d. Permukaan datar awalan, akhlran ram, dan permukaan lantal
ram harus berteksrur, tldnk lIc1n, dilengkapl dengan ubln
pertngatan dan paling sedlldt memllIld panjang permukaan yang
sama dengan lebar mm.
e. Awalnn/akhlrao ram tldnk disamnkan berhadapan lang.ung
dengnn plnru masukj'kehrar bangunan gedung.
r. Setlnp rom harus dilengkapl dengan permuknnn data, (bordes)
sebagal temper beristlrnhat.
g. Muka darar (bordes) pad" awnlan atau nkhlrnn dan suaru ram
hnrus bebas dnn darar sehlngga memungldnkan sekurang-
kurnngnyn untuk memutar kursl roda dan branknr/,empa' ndur
paslen, dengnn ukumn minimum 180ern,
h. Ram harus dUengknpl dengan 2 lapls pegnngan rambat
(handrail) yang menerus di kedua slsl dengnn ketlngglan 6.5 em
untuk anak-anak dan 80 em untuk orang dewasa.
I. Peg;>ng;>nrambat (handrail) harus memenuhl standar ergonomls
yang aman dan nyaman unruk dlgenggam serta bebas dan
permukaan tajam dan kasar.
j. Dalam hal pegangnn rambat (handraUI dlpasang berhlmpltan
dengan bldaog dlndlng, jarak bebas antara dlndlng dengnn
pegnngnn rambat paling sedtkn .5em.
k, Ram pada jalur pedestrian (curb ramp) memUiId lebar paling
sedlid. 120em dengnn kelandalan paling besar 60.
I. Ram unruk pelaynnan angkutan barang mem